Polemik Pantai Sukaraja, Nelayan Memang Minta Sampah Jangan Dibersihkan

 

Lampung – Tumpukan sampah Pantai Sukaraja Bandar Lampung viral setelah dijuluki pantai terburuk dan terkotor nomor 2 di Indonesia. Pemprov Lampung mengatakan, permasalahan sampah Pantai Sukaraja Bandar Lampung tidak kunjung selesai karena atas permintaan nelayan.
detikSumbagsel kemudian mendatangi lokasi untuk mengkonfirmasi pernyataan yang dilontarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Lampung, Emilia Kusumawati pada Senin (10/7/2033) kemarin.

Maryudi selaku Ketua Nelayan Pantai Sukaraja Bandar Lampung ketika ditemui mengatakan bahwa benar tumpukan sampah ini digunakan untuk sandaran perahu.

“Iya, kalau untuk keseluruhan jangan, karena cuma ini aja untuk landasan perahu mereka (nelayan) disini, karena khususnya untuk pesisir teluk ini hanya di sini saja yang bisa buat landasan perahu,” kata dia kepada wartawan, Selasa (11/7/2023).Terkait aksi yang dilakukan oleh Pandawara Group kemarin, dia mengaku telah berbicara dengan pihak Pandawara untuk menyisakan sebagian sampah.

“Iya berbicara dengan mereka (Pandawara). Kita minta jangan sampai habis (sampahnya),” ujar dia.

Maryudi pun menegaskan bahwa mereka tidak memerlukan dermaga. Padahal para nelayan bisa saja meminta dermaga untuk sandaran kapal, alih-alih tetap mengandalkan sampah-sampah tersebut.

“Tidak, tidak perlu,” tandas dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Lampung, Emilia Kusumawati mengatakan kendala sampah di Pantai Sukaraja karena para nelayan tidak ingin sampah ini dibersihkan.

“Memang kita nggak bisa nyalahin masyarakat, cuma tadi nelayan disini menyampaikan agar tidak terlalu dibersihkan (sampah) karena ini untuk sandaran kapal mereka,” kata dia, Senin (10/7/2023).

Menurutnya, hal itu menyulitkan Pemprov Lampung untuk mengatasi permasalahan ini. “Itu menjadi salah satu masalah kita (Pemprov) dalam mengatasi masalah ini,” tandasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top