Pemprov Buka Suara Soal Bersih-bersih Pantai Nelayan Sukaraja Bandar Lampung

Bandar Lampung – Pemprov Lampung buka suara tentang gerakan bersih-bersih pesisir Pantai Nelayan Sukaraja, Bandar Lampung oleh sejumlah komunitas dan warga setempat pada Senin (10/7/2023).

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Lampung Emilia Kusumawati mengklaim pola upaya pembersihan pesisir Pantai Nelayan Sukaraja, Bandar Lampung selalu dilakukan.

 

Bahkan dalam satu tahun, Emilia Kusumawati mengatakan bisa lima hingga enam kali pesisir Pantai Nelayan Sukaraja dibersihkan sampahnya.

 

Tetapi, sampah-sampah yang dominan adalah sampah plastik hasil aktivitas domestik rumah tangga selalu muncul di pantai tersebutSebenarnya, kita sudah berkali-kali bersihkan, seperti hari sampah nasional, bulan cinta laut, hari lingkungan hidup hingga hari sampah internasional, bisa lima kali memang dibersihkan,” kata Emilia Kusumawati.

 

Menurut Emilia Kusumawati, sampah tersebut terus hadir akibat yang memang karena lokasi Pantai Nelayan Sukaraja tersebut berbentuk teluk yang memungkinkan sampah yang telah mengalir ke laut dari aliran sungai tertampung di sana.

 

“Kegiatan seperti ini memang sangat diapresiasi, dampaknya ada, tapi sayangnya sesaat,” kata Emilia Kusumawati.Belum lagi, lanjut Emilia Kusumawati, pola nelayan di Pantai Nelayan Sukaraja untuk mendapat ikan adalah dengan model payang.Nelayan payang sendiri, merupakan nelayan yang menebar jaring ke tengah laut menggunakan perahu untuk menebar jaring yang lebar. Setelah menunggu beberapa waktu, nelayan mulai menarik tali jaring yang telah di tebar di laut tadi hingga ke bibir pantai.

 

“Cara menangkap itu juga yang terkadang membawa sampah di laut bertumpuk lagi di bibir Pantai Nelayan Sukaraja,” jelas Emilia Kusumawati.

 

Karena itu, hingga saat ini Pemprov Lampung sedang menyusun bagaimana model penghapusan sampah di pantai tersebut.

 

Menurut Emilia Kusumawati, peran Pemerintah Kota Bandar Lampung, sebagai pemilik wilayah, punya peran besar atas itu.Yakni dengan menegaskan skema pembuangan sampah yang baik dan benar kepada warganya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top