DPRD Kota Metro Desak Disdikbud Prov. Lampung Tunda PPDB

WARTABARU.COM-Metro_Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro desak Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Lampung untuk menunda PPDB SMA dan SMK Tahun 2021. Pasalnya, sistem aplikasi yang di gunakan saat ini tidak sesuai dengan pedoman yang ada.

Ketua Komisi II DPRD Kota Metro Fahmi Anwar SE, mengatakan, turunan dari permendikbud dan pergub yakni petunjuk teknisnya, maka sistem aplikasi PPDB ini tidak sesuai dengan pedoman yang berlaku

Dimana dalam sistem aplikasi, penerimaan melalui jalur prestasi tidak bisa di akses jika lokasi rumah masuk kedalam zonasi sekolah, yang otomatis langsung beralih ke jalur zonasi.

“Sejak dibukanya pendaftaran PPDB Tahun 2021, pada tanggal 14 kemarin, kami banyak mendapat keluhan dari masyarakat tentang sistem penerimaan,” ujar Fahmi saat di temui diruang kerjanya, Rabu (16/06/2021).

Politikus Partai Demokrat ini mengatakan bahwa dari empat jalur pendaftaran yang ada dalam PPDB, sistem pendaftaran lewat jalur prestasi dinilai sangat merugikan masyarakat kota metro yang memiliki anak berprestasi.

“Karena dalam mendaftar lewat jalur prestasi, anak yang lokasi rumahnya masuk kedalam wilayah zonasi sekolah, maka secara sistematis pendaftarannya masuk ke dalam jalur zonasi, bukan jalur prestasi,” jelasnya.

Dengan begitu sangat merugikan anak yang memiliki prestasi dan berminat untuk bersekolah ditempat favoritnya, terkendala dengan adanya sistem PPDB tersebut.

“Aturan dari Permendikbud nomor 1 tahun 2021, dalam pasal 19 nomor 1, 2, dan Pergub no 16 tahun 2021, dalam pasal 13 nomor 1, 2, harus benar-benar kita fahami dengan seksama dalam menerjemahkannya, sehingga tidak gagal paham,” terangnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa SMA dan SMK merupakan wewenang provinsi bukan daerah, tetapi berhubung lokasi sekolah masuk ke dalam wilayah Kota Metro dan banyak warga Metro yang ingin bersekolah disana tetapi terkendala, sehingga pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat.

“Saya juga sudah berkordinasi dengan anggota DPRD Provinsi Lampung untuk segera menindaklanjutinya, dengan memanggil pihak terkait untuk meminta penjelasannya,” tegasnya.

Fahmi juga berharap semoga permasalahan ini cepat memiliki solusi, agar tidak ada masyarakat yang merasa dirugikan dengan aturan sistem yang ada. Sehingga kedepan Kota Metro khususnya dan provinsi lampung umumnya bisa mencetak siswa yang berprestasi dan bisa membawa nama harum daerahnya. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top