Ardito Buka Acara Advokasi Penguatan Kebijakan Kabupaten Layak Anak.

WARTABARU.COM-Lampung Tengah_Ardito mengatakan butuh peran seluruh pemangku kepentingan pemerintah, masyarakat dan dunia usaha untuk menjadikannya anak lebih berkualitas, sehingga mereka nantinya akan menjadi modal pembangunan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya saat Membuka Acara Advokasi Penguatan Kebijakan Kabupaten Layak Anak, yang diselenggarakan di Aula Siger Mas, Kamis  (22/4/ 2021).

Ardito menjelaskan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah mendesain dan mensosialisasikan sebuah sistem yang strategis, pemenuhan hak-hak anak yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Kebijakan KLA bertujuan untuk mensinergikan Sumber Daya Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha sehingga pemenuhan hak-hak anak Indonesia dapat lebih dipastikan”, ujar Ardito.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak ada beberapa strategi yang harus kita lakukan, yaitu:

  1. Pengarustamaan pemenuhan hak anak. Yakni upaya mengintegrasikan pemenuhan hak dasar anak dalam penyusunan Perundang-undangan kebijakan program mulai tahap perencanaan, pemantauan dan evaluasi.
  2. Penguatan kelembagaan. Upaya untuk memperkuat Kelembagaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Lembaga Swadaya Masyarakat dan dunia usaha produktif dalam upaya pemenuhan hak anak yang dilakukan melalui Advokasi, Sosialisasi dan Fasilitasi di bidang Ketenagaan, Anggaran, Sarana, Prasarana dan Metode Teknologi.
  3. Membangun kerjasama dan komitmen kebijakan KLA. Pada saat ini Lampung Tengah terus berupaya melaksanakan apa yang menjadi amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Atas Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pasal 21 menyebutkan pemerintah daerah wajib dan bertanggung jawab mewujudkan KLA sebagai upaya pemerintah dan Perlindungan Anak yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya.

Sebelumnya Kepala PP & PA Mery Destiyati dalam laporannya menyampaikan, merujuk dalam target Provinsi Lampung sebagai Provinsi Layak Anak, Provinsi mendorong Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung untuk dapat mewujudkan Kabupatennya sebagai Kabupaten Layak Anak.

Saat ini Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung sedang menjalani proses evaluasi Kabupaten Layak Anak dan sudah selesai sampai tahap penginputan data berbasis website yang berlangsung dari tanggal 15 Maret 2021 s/d 02 April 2021 dimana Lampung Tengah capaian nilai 985,50 data total nilai 1000.

“Selanjutnya, dilanjutkan dengan proses seleksi data oleh Tim Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sampai tanggal 16 April 2021. Dalam proses penginputan data KLA yang lalu sampai dengan pencekatan dokumen lampiran yang digunakan sebagai data laporan dapat berjalan lancar seluruh Dinas dan Lembaga”, terang Mery.

Hadir mendampingi Wakil Bupati Lampung Tengah pada acara tersebut Ketua TP PKK  Kabupaten Lampung Tengah Mardiana Musa Ahmad, Staf Ahli Bupati Syahreza, Kepala Dinas PP & PA Mery Destiyati, SKM., M.Kes. yang mewakili dari Kejaksaan Negeri Lampung Tengah, dan OPD terkait. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top