Tak Sesuai Pendapatan, PDAM Metro Merugi

WARTABARU.COM-Metro_ Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Metro terus mengalami kerugian, hal itu disebabkan pelanggan yang menunggak dan hilangnya debit air akibat kebocoran jaringan.

Hal itu dikatakan oleh Kepala UPT PDAM Kota Metro, Harto Basri yang juga turut di dampingi Bagian Teknis, Dedi Prayitno di ruang kerjanya, Rabu (3/2/2021).

Harto Basri menjelaskan, saat ini pengolahan air bersih dilakukan dari pabrik penyulingan air di Metro Selatan, lalu disuplay ke penampungan air di Kota Metro, pengolahan itu mampu menghasilkan debit air sebesar 150 liter per detik.

Namun, Harto mengakui sering mengalami kendala dalam penyaluran air ke pelanggan, disebabkan dari lima mesin pompa penyembur air, hanya satu yang berfungsi, sementara empatnya mengalami kerusakan.

Dikatakannya, untuk jumlah pelanggan PDAM sendiri saat ini di Kota Metro tercatat sebanyak 4.200 lebih yang terpasang, sedangkan pelanggan yang aktif saat ini hanya 2.256 pelanggan.

“Untuk jaringan PDAM Kota Metro sendiri, dari lima kecamatan hanya Metro Utara saja yang belum terjangkau jaringan PDAM, itu dikarenakan saat ini jaringan pipa untuk di Kecamatan Metro Utara belum ada,”ujar Harto.

Adapun penyebab Kendala PDAM belum bisa mendapatkan keuntungan ada beberapa Faktor, antara lain konsumen yang melakukan tunggakan pembayaran, juga pipa air yang bocor sehingga kita kehilangan debit Air.

“Mengingat kondisi jaringan pipa yang sudah cukup lama dan sudah sering bocor, Kita berharap segerah diperbaharui agar kita bisa memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat, sehingga perusahaan milik daerah ini bisa mendapatkan keuntungan, tidak merugi seperti sekarang ini,” tuntasnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top