Di Akhir Jabatannya, Pairin Mengaku Belum Puas dan Belum Memenuhi Target

WARTABARU.COM-Metro_Walikota Metro Hi. Achmad Pairin, dalam akhir masa jabatan mengaku belum puas dengan kondisi Kota Metro saat ini, banyak yang belum memenuhi target, Ia berharap Walikota Metro yang akan menggantikannya dapat menyelesaikan beberapa PR yang belum selesai.

Diantaranya infrastruktur jalan, pasar dan tingkat kemiskinan. Pairin mengaku permasalahan adalah saat tahun 2020 kemarin Kota Metro dilanda ketakutan dengan adanya penyakit Covid-19 (corona), sehingga sebagian dana APBD dianggarkan untuk penanggulangan pencegahan penyakit menular tersebut.

“InsyaAlloh 2 (dua) minggu lagi jabatan saya dan Pak Djohan (red: Wakil Walikota Metro) berakhir, kalau masalah target pelaksanaan memang belum terpenuhi, yang menjadi masalah adalah tahun 2020 kemarin adanya Covid-19, sehingga sebagian dananya dianggarkan ke penanggulangan pencegahan penularan Covid-19”, ujar Pairin di ruangannya saat ditemui awak media, Senin (01/02/2021).

Walikota Metro itu menjelaskan, untuk infrastruktur jalan raya di tahun 2021 sudah dianggarkan dan akan dikerjakan secepatnya, prioritas jalan-jalan utama.

“Seperti pembangunan Infrastruktur jalan, sekarang sedang akan dikerjakan, selain itu ada juga yang berubah, yang tadinya Aspal akan di rubah menjadi regid. Terutama jalan yang banyak dilalui kendaraan Berat”, ujar Pairin

“Dengan Regid itu secara otomatis anggarannya tidak cukup, hingga belum bisa tercapai target, itu nanti akan kita serahterimakan dengan Walikota yang baru”, tambahnya.

Pairin juga menjelaskan, tidak semua jalan menjadi kewenangan Pemkot Metro. Seperti Jalan Nasution dan Sudirman itu menjadi kewenangan pusat. Sementara Jalan Budi Utomo Metro Selatan dan Patimura Metro Utara itu kewenangan provinsi.

Tapi, dalam perundingan dengan Gubernur, Kota Metro dibantu anggaran 4 M diakhir tahun 2020, untuk membangun Jalan Patimura yang menjadi kewenangan provinsi.

“Sekarang yang menjadi kewenangan pemerintah Kota Metro belum terealisasi, seperti jalan Hasanudin, dari Polres menuju Pekalongan ditahun ini ada beberapa titik juga akan dilakukan pembangunannya, mudah-mudahan itu menjadi solusi”, ungkapnya.

“Begitu juga dengan masalah ekonomi, sebelum ada Covid 19 angka kemiskinan 8,68%, ini tetap berorentasi agar nantinya bisa menurun”, ujarnya.

“Yang harus ditindaklanjuti adalah pasar, juga akan kita serahterimakan kepada Walikota Baru, ya monggo nanti kita sampaikan, ini lo kondisinya Infrastruktur Jalan, ini lo kondisinya pasar, terserah bagaimana kebijakan pemimpin yang baru”, tambahnya.

Saat ditanya awak media di akhir wawancara, setelah serah terima jabatan apakah masih akan terjun di dunia politik?, Hi A Pairin mengaku mau istirahat dulu.

“Untuk sementara saya ingin beristirahat dahulu, saya ingin menikmati pensiun”, ujarnya sambil tersenyum. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top