Mas Mufti, Calon Walikota Metro Yang Mejunjung Ke-bhinekaan dan Keragaman

WARTABARU.COM-Metro_Mufti Salim, calon Walikota Metro yang terkenal ramah dan lemah lembut tutur bahasanya. Selain itu, calwalkot Metro dengan nomor urut 2 (dua) itu sangat menjunjung ke-bhinekaan dan keragaman masyarakat.

Hal itu terlihat saat Mas Mufti (panggilan akrab Mufti Salim) asyik berbincang-bincang dengan 3 orang perempuan dari berbagai suku dan latar belakang di Kelurahan Purwosari, Metro Utara,  Sabtu (14/11/2020).

Dalam pertemuan yang tidak formal itu, ada Teh Rina yang bersuku Sunda, dengan jilbab putihnya. Mbak Murtini yang berdarah Jawa mengenakan jilbab merah. Dan Uni Fina yang mewarisi darah Minang, berkerudung biru.

Uni Fina, salah satu warga Purwosari itu mengakui, sosok Mas Mufti memang begitu diterima dan disambut baik oleh semua kalangan, dan semua suku sebagai calon pemimpin dimanapun daerahnya, termasuk Kota Metro.

“Insya Allah, meski kami berbeda latarbelakang kesukuan, kami tetap madep mantep bersama Mas Mufti Salim dan Kiyay Saleh, karena memang beliau memiliki rekam jejak baik, berintegritas dan tentu komitmen untuk menjadi pemimpin yang membahagiakan semua warga, tanpa terkecuali, ” ungkap Uni Fina.

Diapun mengungkapkan bahwa sosok Mas Mufti, meski kerap berpakaian lurik dan mengenakan blangkon, tetap menjunjung Kebhinekaan dan aktif membangun dialog lintas iman dan suku bangsa, Sehingga Tunggal Ika terus dapat terjaga.

“Seperti yang dilakukannya beberapa waktu lalu, Mas Mufti menjadi narasumber dalam acara yang digagas oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Kemudian, di Rumah Aspirasi Metro Bahagia, Mas Mufti terbuka menerima kunjungan Paropuan HKBP Metro. Terakhir, beliau menandatangani kontrak kerja dengan salah satu tokoh Tionghoa di Metro,” ungkap Uni Fina lagi.

Menurutnya, semua rekam jejak Mas Mufti dalam bersilaturahmi dan aktifnya beliau dalam berdialog lintas keyakinan/agama serta suku begitu terbuka, karena kesemuanya dapat di akses melalui berbagai platform media sosial juga pada pemberitaan khususnya online. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top