Djohan: SMSI Harus Menjadi Pemersatu dan Menjaga Kekompakan

WARTABARU.COM-METRO_Djohan beri selamat atas terbentuknya Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Metro periode 2020-2025. Ia berharap SMSI bisa menjadi solusi pemersatu dan menjaga kekompakan media di Kota Metro.

“Pemerintah Kota Metro dan saya pribadi menyambut baik atas dilantiknya pengurus SMSI Kota Metro, dan berharap agar seluruh media dapat bersatu tanpa berselisih, agar dapat menyampaikan informasi yang sama berdasarkan fakta, bukan karena ketidak sukaan terhadap individu” ujar Wakil Walikota Metro itu di Aula Wisma Haji Metro, Rabo (09/09/2020).

“Harus obyektif, sesuai fakta, jangan tendensius, apalagi berdasarkan ketidaksukaan. Tugas media harus mengedukasi masyarakat. Pun menyampaikan persoalan harus menyertakan solusi agar tidak ada multitafsir di masyarakat terhadap persoalan tersebut,” jelasnya.

Terkait Pilkada, ia berharap media tidak mengkotak kotakan diri mendukung salah satu peserta. Karena media harus independent, menyampaikan informasi seadil-adilnya, agar masyarakat mengetahui kelebihan dan kekurangan seluruh peserta pilkada.

“Kalau individunya terserah mau mendukung siapa. Tapi kalau medianya tidak boleh, harus independent. Karena media sumber informasi kepada masyarakat, edukasi masyarakat agar mengetahui seperti apa pemimpin yang akan mereka pilih nanti,” pinta Djohan.

Terkait Pilkada, ia berharap media tidak mengkotak kotakan diri mendukung salah satu peserta. Karena media harus independent, menyampaikan informasi seadil-adilnya, agar masyarakat mengetahui kelebihan dan kekurangan seluruh peserta pilkada.

“Kalau individunya terserah mau mendukung siapa. Tapi kalau medianya tidak boleh, harus independent. Karena media sumber informasi kepada masyarakat, edukasi masyarakat agar mengetahui seperti apa pemimpin yang akan mereka pilih nanti,” pintanya.

Sementara itu, Kapolres Metro AKBP Rento Prihawati, S.Sos., SIK., MH., berharap, terbentuknya SMSI di Metro mampu membantu menjadi corong mengedukasi masyarakat dalam pencegahan Covid-19. Pun turut membantu menciptakan situasi Kamtibmas yang damai di Bumi Sai Wawai dengan pemberitaan sesuai fakta, valid, dan bukan opini.

“Pers adalah sebagai kontrol sosial, tugas pers adalah menyampaikan informasi sesuai fakta, valid, bukan opini. Bukan hoak. Karena media masa adalah sumber informasi yang akurat. Terlebih kebanyakan masyarakat saat ini adalah penggunaan media sosial, karena itu media siber sangat berperan dalam menyampaikan informasi,” ucapnya.

Ia juga meminta media yang tergabung di dalam SMSI juga mampu menjaga situasi dimasa Pilkada di Kota Metro. Dengan menyajikan berita seadil-adilnya bagi seluruh peserta secara independen.

“Besar harapan saya agar teman-teman SMSI dapat bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat dalam pencegahan Covid-19, serta menyajikan berita pilkada yang sehat dan adil bagi semua peserta,” tukasnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Terpilih SMSI Kota Metro Ali Imron Muslim, SE., mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah membantu suksesnya pelantikan ini. Ia mengaku, amanah yang diberikan kepadanya adalah sebuah tanggung jawab yang harus dituntaskan hingga masa akhir jabatan.

“Jangan sungkan menyampaikan kritikan kepada saya, karena sebuah kritik adalah anak kandung dari perubahan. Sedikit menjelaskan, berdirinya SMSI Kota Metro bertujuan untuk menjadikan seluruh anggota SMSI dapat menjadi perusahaan yang diakui dewan pers sesuai aturan perusahaan media. Saya akan berjuang hingga seluruh media yang tergabung di SMSI diakui Dewan Pers,” tegasnya. (D0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top