PT CPI salurkan 2 ton telur untuk warga terdampak COVID-19

PT CPI salurkan 2 ton telur untuk warga terdampak COVID-19PT Charoen Pokhand Indonesia (CPI) Feedmill Lampung menyalurkan 2 ton telur untuk warga sekitar pabrik terdampak COVID-19. (ANTARA/HO)

WARTABARU.COM –

PT Charoen Pokhand Indonesia (CPI) Feedmill Lampung menyalurkan 2 ton telur untuk warga sekitar pabrik terdampak COVID-19 yang dibeli dari peternak anggota Koperasi Pinsar Petelur Nasional (PPN).

"Bantuan tersebut diserahkan kepada warga yang terdampak di desa Rejomulyo, Sindangsari, dan Serdang kecamatan Tanjung Bintang kabupaten Lampung Selatan," kata General Manager Marketing PT CPI Silo Lampung, Hadi Widajad, saat dihubungi, di Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, pandemi corona yang telah berlangsung beberapa bulan memberikan dampak luas bagi masyarakat tidak saja korban jiwa namun juga membatasi aktifitas semua orang.

Selain itu juga, banyak warga yang mengalami kesulitan ekonomi karena harus kehilangan pekerjaan atau berkurangnya pendapatan sehingga menurunkan daya beli serta berdampak terhadap rendahnya pemenuhan makanan yang bergizi, khususnya protein hewani, sehingga rentan terhadap penularan penyakit.

Ia menyebutkan, sumbangan yang diberikan sebanyak 2 ton tersebut dibagikan kepada 950 kepala keluarga (KK) dan diharapkan kegiatan tersebut bisa memberikan manfaat bagi warga penerima manfaat.

Ia berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi warga penerima, sebagai upaya meningkatkan daya tahan dan kekebalan terhadap penyakit khususnya menghadapi pandemi COVID- 19.

Selain itu juga untuk memperlancar penjualan telur para peternak, dan mendukung program pemerintah dalam upaya menjaga ketahanan pangan bagi masyarakat dengan menyediakan protein hewani yang bersumber dari telur ayam ras.

"Melalui bantuan yang kita berikan kepada masyarakat khususnya di lingkungan sekitar pabrik, kita bisa meningkatkan konsumsi warga khususnya protein hewani yang bersumber dari telur sehingga dapat meningkatkan daya tahan dan imunitas dalam menghadapi wabah COVID-19," kata Hadi Widajad.

Kepala Desa Rejomulyo, Lampung Selatan, Pendi, mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang sangat membantu ini.

"Bantuan telah disalurkan melalui RT yang membagikan secara door to door kepada warga sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah," ujarnya.

Pendi berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin antara pihak pabrik dengan warga di sekitar sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara bersama.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top