Wakil Ketua Gugus Tugas Covid 19, Mingrum Gumay Kunjungi Lampung Timur

WARTABARU.COM-Lamtim_Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) Provinsi Lampung, Mingrum Gumay kunjungi Kabupaten Lampung Timur dalam rangka melihat sejauh mana kesiapan pemerintah Lamtim menangani permasalahan virus Covid-19.

Tim Gugus Tugas tersebut diterima langsung Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari di  Sekretariat Gugas Tugas Covid-19 Kabupaten Lampung Timur, Senin, (20/04/2020).

Mingrum Gumay yang juga Ketua DPRD Provinsi Lampung menyampaikan, bahwa kedatangannya beserta rombongan ke Lampung Timur untuk melihat sejauh mana upaya pemerintah dalam menangani pencegahan penularan virus Covid-19.

“Kita melakukan koordinasi dan kunjungan kerja kepada gugus tugas Kabupaten Lamtim, untuk melihat apa yang sudah dilaksanakan, hambatan-hambatan apa yang terjadi dan kedepannya seperti apa”, ujar Mingrum.

Tim Gugus Tugas Lampung  ingin mendorong penggunaan Balai Desa di Lampung Timur yang terdiri dari 24 Kecamatan dan ratusan desa, untuk dijadikan posko penanganan pencegahan penularan virus corona.

“Nantinya di bawah koordinasi Kepala Desa yang melibatkan Bayan, RT, RW, Karang Taruna dan Rismanya juga bisa. Menggunakan sekian persen anggaran Desa yang dialokasikan ke Covid-19 ini. Yang penting terukur, terarah, tepat administrasinya serta bisa dipertanggungjawabkan, itu prinsipnya”, jelas Mingrum Gumay.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari melaporan penanganan apa yang telah dilaksanakan Gugus Tugas Covid-19 Lampung Timur selama ini kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Propinsi Lampung.

“Sampai saat ini, data jumlah orang di pantau sebanyak 5805 orang. Yang telah selesai pemantauan 7765 orang, ODP 40 orang, PDP 0 dan yang positif 0. Pemerintah Lamtim bekerjasama dengan forkopimda hingga dengan saat ini telah terbangun 10 posko perbatasan di wilayah dan juga sejumlah posko yang ada di pasar daerah dan di pasar desa”, jelas Zaiful.

Terkait dengan kesediaan SDM sarpras dan juga penunjang diagnosis di rumah sakit umum daerah Sukadana Zaiful menjelaskan bahwa telah tersedia 16 dokter spesialis 13 dokter umum 42 perawat dan sarpras lainnya.

“Saat ini untuk ruang ICU belum tersedia baik dengan ventilator maupun tanpa ventilator, dikarenakan peralatan ventilator masih dalam pemesanan”. Tambahnya.

Selain itu, Zaiful juga menyampaikan bahwa total alokasi dana desa yang digunakan untuk penanganan Covid-19 di Lampung Timur sebanyak 9,67 milyar.

“Kami sampaikan, bahwa total alokasi dana desa yang digunakan untuk menangani konflik 19 ini sebesar 9,67 miliar atau rata-rata 3% dari total dana desa di masing-masing Desa”, ujar orang nomor satu di Bumei Tuwah Bepadan itu.

Selain Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) Provinsi Lampung Mingrum Gumay, turut mendampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung Lukmansyah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung, Satria Alam. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top