Warga Rusunawa Metro Mengeluh Tidak Dapat Gratisan Listrik

WARTABARU.COM – Metro_Warga Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Kota Metro mengeluh tidak dapat gratisan listrik seperti ketentuan Pemerintah Pusat. Padahal daya listrik mereka golongan 450 VA.

Ketentuan listrik gratis bagi Golongan daya 450 VA dan diskon 50% bagi Gol. daya 900VA (bersubsidi) tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020. Dan pengiriman nomor ID pelanggan bisa di akses melalui www.pln.co.id atau WhatsApp 08122-123-123

Sulistio, salah satu penghuni Rusunawa yang bekerja sebagai tukang bengkel motor  mengaku sudah mencoba melalui WA maupun Link milik PLN tapi teryata tidak berhasil.

“Katanya sudah dapat di akses, tapi Saya sudah coba kok ngga bisa, warga penghuni lainnya juga sudah coba tapi ga ada yang bisa, padahal daya listrik kami 450 VA. Ketentuan dari pemerintah kan daya 450 VA dan daya 900 VA  yang bersubsidi”,

“Dengan kondisi seperti saat ini, kami berharap sekali dapat gratisan token PLN. Semenjak ada virus corona ini penghasilan saya perhari tidak pernah lebih dari Rp. 50.000”, keluh Sulistio, Senin (6/4/2020).

Sulistio mengatakan, 100 KK lebih Penghuni Rusunawa ini semua adalah warga tidak mampu, harusnya menjadi perhatian pemerintah. Baik itu Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kota Metro.

“Kami juga berharap ada keringanan dari Pemkot Metro. Keringanan bayar sewa atau keringanan lainnya. Ya, minimal sampai musibah ini lewatlah” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Sely, penghuni gedung A Rusunawa Metro, ia mengaku sudah mencoba mengirimkan no KWH miliknya ke www.pln.co.id, tapi ternyata tidak bisa juga.

“Saya tadi sudah ke Unit Layanan Pelanggan (ULP) Metro, mereka mengatakan bahwa daya 450 VA milik Rusunawa itu menggunakan tarif bisnis, jadi beda dengan daya 450 VA milik konsumen lain. Tapi mereka bilang akan di rapatkan dulu dengan pihak managemen, jadi kami di suruh menunggu”, jelas Sely.

Padahal, menurut sely Perppu tersebut tidak menjelaskan tarif bisnis atau tarif lainnya. “ Disitukan disebutkan semua gol. Daya 450 VA, tidak menjelaskan tarif bisnis, tarif rumah tangga atau tarif yang lain, karena setau saya semua pengguna daya 450 VA adalah masyarakat miskin. Tapi kami tetap menunggu dan berharap ada keputusan yang memihak kami warga Metro yang tidak mampu seperti kami ini”, ujar Sely. (D0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top