Asal-usul Nama Suzuki XL7

Asal-usul Nama Suzuki XL7Suzuki XL7. (CNN Indonesia/ Rayhand Purnama)

WARTABARU.COM – Low SUV tujuh penumpang Suzuki XL7 yang meluncur di Indonesia pada Sabtu (15/2) berkaitan dengan model serupa bernama XL6 yang muat enam penumpang di India. Kedua model ini menggunakan platform Heartect yang sudah digunakan pada generasi baru Ertiga.

Direktur Marketing SIS divisi roda empat Dony Saputra menjelaskan, kendati pakai platform yang sama dengan Ertiga, XL7 disebut sepenuhnya model berbeda. XL7 dikatakan diciptakan berdasarkan tiga konsep, berotot, fitur lebih banyak, dan kenyamanan kabin.

“Jadi memang menggunakan platform Heartect. Tapi selain Ertiga dan XL7, Baleno dan Ignis juga menggunakannya. Tapi kemudian segmennya beda,” kata Dony di kawasan Bogor, Jawa Barat belum lama ini.

Di Indonesia XL7 diposisikan bersaing dengan produk low SUV yang sudah ada sebelumya, yakni Toyota Rush, Daihatsu Terios, dan Honda BR-V. Selain itu XL7 juga bisa bertarung dengan produk low MPV yang dimodifikasi seperti low SUV, Mitsubishi Xpander Cross.

Dony menjelaskan XL7 punya karakter khas kendaraan ‘penjelajah’ dengan jarak pijak ke tanah mobil 200 mm. Kaki-kaki XL7 lebih jangkung ketimbang Ertiga.

“Ya kalau SUV itu kan minimal ground clearance 200 mm, terus desain, dan yang jelas mobil ini siap diajak ke jalan on dan offroad,” kata dia.

Asal Mula Nama XL

XL7 sebenarnya bukan nama baru buat Suzuki, nama ini punya sejarah panjang sejak disematkan di Suzuki Grand Escudo XL7 pada 2003. XL dijelaskan merupakan kependekan ‘Xtra Large’ yang mengartikan Escudo sebagai mobil dengan kabin luas.

“Nah terus setelah diamati ternyata nama XL itu belum hilang kok, maka akhirnya Suzuki gunakan lagi,” kata Donny.

Karakter tersebut menurut Dony juga ada pada XL7 yang disebut memiliki dimensi lebih panjang dari Ertiga. Kemudian angka tujuh berarti mobil tersebut mampu mengangkut tujuh penumpang sekaligus, sedangkan di India namanya XL6 lantaran mobil itu menggunakan captain seat pada baris kedua sehingga hanya bisa menampung enam orang.

“Kemudian kalau kami pakai kode alpha (tertinggi), beta (tengah), dan zeta (terendah) untuk varian, itu karena ini model baru konsumen baru supaya ada beda. Terus alpha ini maksudnya seperti kawanan serigala kalau pemimpinnya disebut alpha, terus level di bawahnya beta dan zeta,” ungkapnya.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top