Korsel Minat Garap ‘Swap’ Baterai Motor Listrik di Indonesia

Korsel Minat Garap 'Swap' Baterai Motor Listrik di IndonesiaKemasan baterai motor listrik Viar Q1. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)

WARTABARU.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap perusahaan asal Korea Selatan, LG Chemical, berminat terlibat dalam pengembangan skema tukar baterai (battery swap) sepeda motor listrik di dalam negeri.

LG Chemical, perusahaan kimiawi terbesar di Korea Selatan sekaligus produsen baterai kendaraan listrik, diharapkan bisa bekerja sama dengan delapan perusahaan yang terlibat dalam pilot project pengembangan motor listrik di Indonesia.

Kedelapan perusahaan itu adalah PT Wijaya Karya Tbk/WIKA (Gesit), PT Triangle Motorindo (Viar), PT Juara Bike (Selis), PT Migo Ebike Success (Migo), PT Green City Traffic (ECGO), PT Terang Dunia Internusa (United), PT Tomara Jaya Perkasa (Tomara), dan PT Volta Indonesia Semesta (Volta).

“LG Chemical diharapkan bisa berpartisipasi dalam proyek tersebut, misalnya dengan menyediakan baterai motor elektrik dengan skema battery swap,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita usai bertemu dengan direksi LG Chemical di Jakarta, Rabu (8/1).

Kemenperin telah memulai pilot project tukar baterai motor listrik pada Agustus 2018 dengan menggandeng perusahaan asal Jepang, New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO). Selain itu diketahui pihak lokal yang juga mengembangkan skema tukar baterai adalah Pertamina.

Agus menjelaskan LG Chemical dan rekanan lokal akan membangun fasilitas tukar baterai dan pengecasan di Jakarta dan Tangerang. Sementara untuk awalan tukar baterai bakal dilakukan di fasilitas pengecasan di BSD Serpong, BPPT Serpong, dan BPPT Jakarta.

“LG berniat untuk melakukan penelitian dan mendukung studi, melakukan kajian-kajian untuk kendaraan, terutama sepeda motor listrik,” ucap Agus.

[Gambas:Twitter]

Ketertarikan LG Chemical pada Indonesia terkait kunjungan kerja Agus ke Seoul, Korea Selatan pada November 2019. Saat itu Agus bertemu dengan direksi LG Chemical dan mendapat dukungan untuk pengembangan kendaraan ramah lingkungan.

LG Chemical merupakan salah satu penyuplai besar komponen otomotif termasuk baterai kendaraan listrik di dunia. Pada Desember 2019, LG Chemical membentuk joint venture bersama General Motors untuk memproduksi baterai kendaraan listrik di Amerika Serikat dengan total nilai investasi US$2,3 miliar.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top