Pekan ini, jaminan pekerja ter-PHK hingga hujan ekstrem pascagerhana

Pekan ini, jaminan pekerja ter-PHK hingga hujan ekstrem pascagerhanaOperator Kanwil Kemenag Provinsi Aceh mencoba alat pengamatan gerhana matahari cincin di Kabupaten Simeulue, Rabu (25/12/2019). (ANTARA/HO Humas Kemenag Aceh)

WARTABARU.COM – Sejumlah berita humaniora menjadi perhatian masyarakat dalam tempo sepekan ini mulai dari BP Jamsostek yang mendukung pemerintah wujudkan jaminan pekerja ter-PHK, BMKG yang menyediakan informasi cuaca transportasi darat di Jawa Tengah hingga Palembang yang dilanda hujan ekstrem pascagerhana matahari cincin.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) siap mendukung pemerintah mewujudkan jaminan sosial untuk pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui penambahan jaminan sosial yang ada saat ini.

Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto, Sabtu mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia untuk membahas wacana itu.

"Saat ini teknisnya sudah dibahas di kementerian lembaga dan dalam waktu dekat bisa dirasakan manfaatnya untuk seluruh masyarakat Indonesia," katanya usai meninjau hasil penanaman terumbu karang di Trenggalek, Jawa Timur.

BP Jamsostek dukung pemerintah wujudkan jaminan pekerja ter-PHK

Kemudian, pada pekan yang sama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyediakan informasi cuaca transportasi darat di Jawa Tengah yang akan terus dimutakhirkan secara berkala selama libur tahun baru.

"Informasi cuaca ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin mengetahui kondisi cuaca saat melintasi jalur transportasi darat di Jateng," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie di Banjarnegara, Jumat.

BMKG sediakan informasi cuaca transportasi darat di Jateng

Selanjutnya, peristiwa hujan ekstrem pascagerhana matahari cincin di Palembang juga menarik banyak perhatian pembaca.

Kota Palembang diguyur hujan deras ekstrim dan angin kencang disertai petir tak lama setelah gerhana matahari cincin berakhir, namun BMKG menyebut tidak ada keterkaitan antara dua fenomena alam tersebut.

Pantauan Antara, Kamis, hujan deras disertai angin kencang mulai melanda sekitar pukul 16.00 WIB hingga waktu maghrib, meski sempat mereda namun pada pukul 19.00 WIB intensitas hujan kembali meningkat lalu mereda kembali pukul 21.00 WIB.

Palembang dilanda hujan ekstrim pasca gerhana matahari cincin

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top