Tidak Ada Lonjakan Mudik Natal dan Tahun Baru Pakai Motor

Tidak Ada Lonjakan Mudik Natal dan Tahun Baru Pakai MotorHanya sejumlah masyarakat memanfaatkan libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020 menggunakan sepeda motor. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)

WARTABARU.COM – Hingga H-1 Natal dan H-8 Tahun Baru 2020, Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto mencatat hanya sejumlah masyarakat memanfaatkan libur panjang menggunakan sepeda motor.

Pantauan petugas polisi di Jalan Raya Kalimalang tak banyak pemudik melintas jalan tersebut menggunakan motor. Padahal jalur ini yang biasanya ramai dilalui pemudik mengendarai motor pada momen mudik lebaran Idul Fitri.

“Sepi tidak seperti lebaran,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (24/12).

Hasil pengamatan CNNIndonesia.com, tidak banyak terlihat pengguna sepeda motor dengan segala macam atribut yang melintas di lokasi tersebut. Ruas Kalimalang- arah Bekasi Timur menuju Karawang pun terbilang lengang.

Kepadatan lalu lintas hanya terjadi di beberapa titik, namun itu buntut dari kemacetan dan terpantau tidak ‘mengular’.

Wakil Kepala Satuan Lalulintas Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Indira juga mengatakan hal yang sama. Indira menyampaikan jika pun ada peningkatan volume kendaraan, itu bukan pengendar motor yang hendak keluar kota.

“Peningkatan ada, tapi paling sedikit. Misalnya tadi malam ada peningkatan, tapi sedikit saja,” ucap Indira.

Pada mudik lebaran 2019 Kemenhub sempat memprediksi pemudik motor mencapai 6,85 juta unit. Mudik menggunakan motor memang tidak dianjurkan pemerintah, sebab 70 persen kecelakaan lalu lintas di Indonesia melibatkan roda dua.

Indira menambahkan mudik menggunakan motor sebetulnya bukan dilarang. Melainkan disarankan agar masyarakat menggantinya dengan moda transportasi lain yang lebih aman, mengingat jarak yang tempuh cukup jauh.

Sedangkan sepeda motor diketahui bukan dirancang sebagai kendaraan jarak jauh, misalnya ke luar kota hingga luar provinsi.

“Tapi ya disarankan menggunakan angkutan umum dengan pertimbangan keselamatan, karena kalau menggunakan kendaraan motor dengan jarak tempuh jauh perlu jg dipertimbangkan keselamatan dan kelelahan di jalan,” ungkap Indira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top