Polda Sulsel siagakan 5.630 personel amankan Natal dan Tahun Baru

Polda Sulsel siagakan 5.630 personel amankan Natal dan Tahun BaruKesiapan pengamanan natal dan tahun baru melibatkan Polda Sulsel, TNI, dan instansi lain

WARTABARU.COM – Sebanyak 5.630 personel gabungan Polri, TNI dan Aparat Sipil Negara (ASN) dikerahkan dalam pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

"Untuk pengamanan natal dan tahun baru itu sekitar 3000 lebih personel Polda Sulsel belum polres jajaran dan Polsek. Kita juga dapat tambahan pengamanan dari unsur TNI dan instansi lainnya," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan personel yang dikerahkan meliputi personel Polda Sulsel dan seluruh jajaran polres serta polsek diminta untuk ikut membantu pengamanan di daerahnya masing-masing.

Dia menyatakan pengerahan personel kepolisian pada semua fungsi itu dilakukan agar masyarakat khususnya yang beragama Kristen dan Katolik bisa menjalankan ibadahnya dengan khusyuk tanpa gangguan keamanan.

Kegiatan malam pergantian tahun juga menjadi perhatian di mana hampir seluruh lapisan masyarakat begitu antusias dalam merayakannya juga memerlukan pengamanan.

"Tugas polisi adalah sebagai pengamanan, pelindung dan pengayom masyarakat. Makanya, kita ingin memberikan rasa aman kepada semua warga," terangnya.

Selain dari personel kepolisian, pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 juga melibatkan personel TNI, Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Pemadam Kebakaran serta organisasi kemasyarakatan lainnya (ormas).

"Tanggung jawab penuh pengamanan ada di kepolisian, tapi sinergi dengan semua pihak sangat baik sehingga back up anggota dari masing-masing instansi sangat membantu," ucapnya.

Sementara itu dari amanat Kapolri Jenderal Pol Idham Azis juga menyampaikan Operasi Lilin tahun 2019 berlangsung selama 10 hari, mulai 23 Desember 2019, sampai 1 Januari 2020.

Fokus pada pengamanan 61.308 obyek di seluruh Indonesia baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan tahun baru, terminal, pelabuhan, stasiun KA, dan bandara,.

Selain itu juga melibatkan 191.807 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, serta 55.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top