Edson akui salah taktik saat Persija kalah dari Bhayangkara

Edson akui salah taktik saat Persija kalah dari BhayangkaraPelatih Persija Jakarta Edson Tavares (tengah) dan bek Toni Sucipto (kanan) saat menghadiri konferensi pers purnalaga melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (4/12/2019). (ANTARA/A Rauf Andar Adipati)

WARTABARU.COM – Pelatih Persija Jakarta Edson Tavares menilai secara umum penampilan anak-anak asuhnya dalam pertandingan Liga 1 melawan Bhayangkara FC tidak buruk, namun mengakui terjadi kesalahan dalam penerapan taktik.

"Kami melakukan kesalahan dalam rentang waktu tujuh menit. Mereka kemudian dapat mencetak gol dan menyelesaikan permainan. Saya berusaha untuk mengorganisir ulang, tapi hasilnya tidak bagus," papar pelatih asal Brasil tersebut dalan konferensi pers usai laga yang dimenangi Bhayangkara 3-0 di Stadion PTIK Jakarta, Rabu malam.

Menjelang babak pertama usai, Edson memutuskan untuk menarik keluar Joan Tomas dan Rachmad Hidayat, dan mengganti mereka dengan Heri Susanto dan Ramdani Lestaluhu. Selain untuk keperluan taktik, menurut Edson kedua pemain yang ditariknya tidak maksimal menjalankan tugas yang diberikan.

"Saya menyuruh Joan melakukan sesuatu namun ia tidak melakukannya, maka saya putuskan untuk mengganti dia. Menurut saya itu merupakan keputusan yang tepat," tutur Edson.

Bahkan Edson beranggapan seandainya ia tidak melakukan pergantian pemain dan perubahan taktik, Persija bisa kemasukan lebih banyak gol.

Babak kedua laga di kandang Bhayangkara tersebut berlangsung dalam situasi hujan deras. Namun Edson menolak menjadikan hujan deras sebagai alasan kekalahannya.

Ketiga gol Bhayangkara dibukukan pada babak pertama. Mantan pemain Persija Adam Alis mengemas gol pertama pada menit ke-21, disusul penyelesaian Herman Dzumafo pada menit ke-27, dan ditutup gol sepakan jarak jauh Lee Yu Jun pada menit ke-35.

Ia menilai gaya bermain Bhayangkara yang bertahan dengan dalam menjadi salah satu penyebab para pemain Persija gagal mencetak satu gol pun ke gawang Wahyu Tri Nugroho.

"Bhayangkara tidak bermain sepak bola. Mereka mengirim bola dari belakang kepada Bruno (Matos) dan semua pemain berlari ke depan dengan cepat. Itu merupakan gaya lawas Inggris," ujarnya.

Kegagalan meraih tiga poin membuat Persija tertahan di peringkat ke-11 di klasemen Liga 1 dengan 38 poin. Kekalahan ini sekaligus menandai kekalahan pertama di era Edson.

Namun bek Macan Kemayoran Toni Sucipto mengatakan laga ini telah usai dan timnya akan fokus pada pertandingan berikutnya.

"Pertandingan hari ini kita kalah, kita selesai, dan fokus pada pertandingan selanjutnya. Kejadiannya sama kayak waktu kita kalah lawan Bandung, tapi setelah itu kita bisa dapat hasil positif," ucap mantan pemain Persib itu.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top