Ada Topan Kammuri di Fillipina, Hujan Lebat Landa Indonesia

Ada Topan Kammuri di Fillipina, Hujan Lebat Landa IndonesiaTopan Kammuri di Filipina. (AP Photo/Aaron Favila)

WARTABARU.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan Indonesia juga mengalami dampak Topan Kammuri di Filipina. Beberapa wilayah di Indonesia mengalami peningkatan intensitas curah hujan dan menyebabkan gelombang tinggi.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo mengatakan topan Kammuri memberikan dampak terbesar di Laut Natuna Utara. Topan Kammuri yang saat ini berada di Laut China Selatan, tepatnya di sebelah barat Filipina meningkatkan hembusan angin ke arah Laut Natuna.

“Adanya topan Kammuri menyebabkan angin dari arah Laut Cina Selatan ke arah Laut Natuna menguat yang menyebabkan potensi gelombang tinggi,” kata Mulyono saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (3/12).

Mulyono lebih lanjut menjelaskan gelombang laut setinggi 4 sampai 6 meter terjadi di Natuna. Sedangkan di perairan Kepulauan Anambas – Kepulauan Natuna, dan Laut Natuna mengalami gelombang laut setinggi 2,5 sampai 4 meter.

Sementara itu gelombang laut setinggi 1,25 sampai 2,5 meter terjadi di Selat Karimata, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Perairan Selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku, Perairan Utara dan Timur Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Raja Ampat Utara, Perairan Utara Manokwari – Pulau Biak, Perairan Sarmi – Jayapura, Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua.

Dampak dari Topan Karummi tak hanya terjadi di Indonesia Bagian Tengah dan Indonesia Bagian Timur. Indonesia Bagian Barat juga terkena getah Topan Karummi berupa peningkatan curah hujan.

“Memang tidak seluruh wilayah akan mengalami dampak yang sama,” ujar Mulyono.

Pada 3 Desember hingga 5 Desember, potensi hujan lebat akan terjadi di Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tengah.

Potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada 3 Desember hingga 5 Desember terjadi di Aceh, Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jabodetabek, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Papua.

[Gambas:Video CNN]

Mulyono mengatakan saat ini, Topan Kammuri berada di Laut Sibuyan Filipina. Ia mengatakan topan bergerak menjauhi wilayah Indonesia dengan kecepatan 20 hingga 22 km per jam.

“Di pusat pusaran angin itu kecepatan 100 km per jam hingga 150 km per jam,” kata Mulyono.

BMKG, kata Mulyono memprediksi Topan Kammuri akan terus menjauhi Indonesia.

“Diperkirakan intensitas Tropis Kammuri menurun dalam 24 jam ke depan dan bergerak ke Barat,” kata Mulyono.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top