Harga Mobil Bekas Datsun Diprediksi Makin ‘Nyungsep’

Harga Mobil Bekas Datsun Diprediksi Makin 'Nyungsep'Datsun Go Panca+ MY16, varian terbaru dari Datsun yang dikeluarkan akhir 2016, menjadi yang paling diharapkan bagi Datsun Indonesia memimpin di segmen LCGC. (CNN Indonesia/Hafidz Mukti Ahmad)

WARTABARU.COM – Harga mobil bekas (mobkas) Datsun diprediksi bakal semakin terpuruk imbas rencana Nissan Motor Indonesia (NMI) menghentikan produksinya di dalam negeri pada Januari 2020. Harga mobkas Datsun diprediksi bisa merosot sekitar 30-35 persen dari harga baru.

“Kalau misal ditanya harga setelah itu ya pasti nyungsep,” kata Senior Manager bursa mobil bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih saat dihubungi melalui telepon, Selasa (26/11).

Menurut dia, depresiasi harga mobkas Datsun saat ini sebenarnya sudah mencapai 20-25 persen dari harga baru. Hal ini sudah kejadian sebelum NMI memutuskan berhenti memproduksi Datsun pada tahun depan.

“Sekarang ini paling mobil Datsun Rp80 jutaan. Tidak tau nanti, tapi ya paling turun lagi dari 20 persenan jadi 30-35 persen dari harga barunya,” katanya.

Mengutip situs jual beli mobil bekas OLX, saat ini harga bekas Datsun Go produksi 2017 dijual Rp67 juta dan 2018 senilai Rp79 juta. Sementara Go+ harga bekas tahun produksi 2015-2018 mulai dari Rp69 juta- Rp90 juta.

Lalu Datsun Cross produksi 2018-2019 harganya sekitar Rp109 juta- Rp136 juta.

Sementara Toyota Calya harga jual bekasnya masih terpantau lebih baik yaitu buatan 2016-2018 Rp106 juta hingga Rp120 jutaan. Sedangkan Honda Brio Satya tahun produksi 2014-2018 berkisar Rp100 juta hingga Rp120 jutaan.

Sebagai informasi harga baru mobil Datsun saat ini, Go Rp111,09 juta- Rp159,49 juta, Go+ Rp119,27 juta- Rp156,91 juta, dan Cross Rp161,49 juta- Rp173,99 juta.

Herjanto menjelaskan harga mobkas Datsun rendah karena produknya dikatakan kurang laris di pasaran.

Menurut Herjanto lagi sangat jarang mobil bekas Datsun menjadi andalan pedagang di Jakarta. Ia menambahkan mobil bekas Datsun biasanya hanya ada di daerah-daerah pinggiran dan luar Jakarta.

“Di sini itu juga jarang barangnya. Adanya di daerah pinggiran. Di Jakarta jarang sekali, seperti di WTC ini,” katanya.

Sebelumnya Herjanto juga memprediksi mobkas Chevrolet bakal anjlok setelah pemegang merek, General Motors Indonesia, menyatakan secara resmi bakal menghentikan penjualan produk baru pada Maret 2020.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top