‘Wakil’ Hyundai di RI Angkat Bicara Soal Investasi Rp21,8 T

'Wakil' Hyundai di RI Angkat Bicara Soal Investasi Rp21,8 THyundai Kona. (Foto: CNN Indonesia/Daniela)

WARTABARU.COM – Distributor mobil-mobil Hyundai di dalam negeri, Hyundai Mobil Indonesia (HMI), menyatakan lega usai rencana investasi Hyundai Motor Company diumumkan ke publik pada Selasa (26/11). Investasi yang diungkap senilai Rp21,8 triliun hingga 2030 yang akan digunakan untuk mendirikan pabrik, termasuk elektrifikasi di Indonesia.

“Yang penting pertama Hyundai Motor Company kan jadi positif sudah, sebenarnya lega lah kita sebagai APM, distributor, happy-lah lah mereka masuk sini. Mereka juga sudah sebut mobilnya apa, yang selama ini kami sampaikan tentunya yang sesuai dengan pasar Indonesia,” ucap Deputy Marketing Director HMI Hendrik Widjaja, kepada CNNIndonesia.com, Selasa (26/11).

Menurut keterangan resmi Hyundai Motor Company, pihaknya bakal membangun pabrik di Deltamas, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat yang akan beroperasi pada 2021. Pabrik ini berkapasitas 150 ribu unit per tahun dan bisa ditingkatkan hingga 250 ribu unit.

Hyundai Motor Company juga memastikan model yang akan diproduksi adalah compact SUV, compact SUV, dan sedan. Selain itu dipastikan juga pengembangan mobil listrik segera dieksplorasi.

“Kan mereka sudah sebut tuh, ada compact MPV, compact SUV, dan seterusnya. Ini kan sudah keluar pernyataan dari mereka, jadi sudah lega sebenarnya sehingga kita juga sudah bisa mengiyakan,” kata Hendrik.

Selain HMI, Hyundai Motor Company juga punya perusahaan perwakilan lain, yakni Hyundai Indonesia Motor sebagai Agen Pemegang Merek. Hyundai Indonesia Motor diketahui mengoperasikan pabrik di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat yang sekarang memproduksi satu model, H-1.

Keputusan investasi Hyundai Motor Company merupakan bentuk penanaman modal otomotif yang terealisasi setelah SGMW Motor Indonesia berinvestasi sebesar Rp9,6 triliun pada dua tahun lalu.

Saat ini Indonesia juga menanti investasi lain yang sudah diwacanakan yakni Rp28,3 triliun dari grup Toyota dan Rp5,1 triliun dari Honda Motor. Hal itu sudah diungkapkan Menteri Perindustrian yang baru, Agus Gumiwang Kartasasmita, pada pekan lalu.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top