Mengenal Layar Refresh Rate 90 Hz Pada Ponsel

Mengenal Layar Refresh Rate 90 Hz Pada PonselIlustrasi ponsel. (Freestocks)

WARTABARU.COM – Saat berencana untuk membeli ponsel yang mendukung tampilan visual begitu detail, kualitas refresh rate (Hz) menjadi perhatian. Kini, berbagai merek ponsel menawarkan refresh rate yang tinggi dengan menjanjikan tampilan layar yang lebih halus, nyaris tanpa berkedip atau gelombang. 

Realme, adalah salah satu yang mengklaim akan menjadi ponsel pertama di Indonesia dengan menggunakan refresh rate 90 Hz di Realme X2 Pro.
Untuk itu, sebelum memutuskan untuk membeli, ada baiknya untuk memahami apa itu refresh rate serta kelebihan dan kekurangannya. Refresh rate merupakan ukuran untuk mengetahui berapa kali layar me-refresh ulang gambar per detik dalam satuan Hertz (Hz).
Kebanyakan layar ponsel saat ini mengadopsi refresh rate 60Hz yang berarti layar Anda dapat menampilkan 60 frame dalam satu detik. Semakin tinggi refresh rate maka semakin tinggi pula kemungkinan pergerakan gambar pada ponsel menjadi lebih mulus. 

Jika angka refresh rate-nya rendah, maka layar akan terlihat berkedip-kedip atau bergelombang sehingga tidak nyaman digunakan. Hal ini dapat mengganggu mata dan menyebabkan sakit kepala.

Hz Vs FPS 

Dilansir dari Smart Prix, tingginya Hz juga dipengaruhi oleh frame per second (FPS) yang dimiliki oleh konten visual yang ingin dinikmati, misalnya pada gim atau video. 
FPS merupakan ukuran berapa banyak frame yang ditampilkan pada display per detik.  Jadi ketika menampilkan konten dengan 90fps pada layar dengan 90Hz, layar akan menampilkan seluruh frame. Begitu pula jika frame rate lebih rendah maka layar akan menyesuaikan.
Namun pada eksperimen yang dilakukan oleh Phone Area, hanya lima dari 10 orang yang merasakan perbedaan pada layar dengan 60 Hz dan 90 Hz. Hal ini menandakan bahwa tak semua orang betul-betul memperhatikan layar. 

[Gambas:Video CNN]
Manfaat refresh rate yang lebih tinggi 

Penggunaan ponsel dengan refresh rate yang tinggi pada layar tentu akan mempengaruhi beberapa hal, salah satunya yang sangat mencolok adalah pengalaman menggulir layar yang lebih halus. Tampilan animasi juga terlihat lebih baik dibanding saat menggunakan layar dengan refresh rate yang lebih rendah. 
Beberapa pihak juga mengklaim bahwa refresh rate yang tinggi cenderung lebih baik bagi mata. Namun pendapat tersebut sebenarnya masih menjadi perdebatan karena tiap orang menurut Make Use Of memiliki kondisi penglihatan yang berbeda. Penggunaan dalam jangka waktu yang berlebih juga dapat mengakibatkan kerusakan pada mata. 
Tak Bisa Sembarang Ponsel 

Frame rate seperti 90 Hz atau bahkan yang lebih tinggi lagi tak bisa diaplikasikan pada segala ponsel. Dilansir dari Reliance Digital,  dibutuhkan pula prosesor yang mumpuni untuk mengoptimalkan fungsi kerjanya.

Misalnya saat ini prosesor Snapdragon 855+ yang tak hanya digunakan pada Realme X2 Pro, tetapi juga digunakan ponsel 90 Hz lainnya seperti Google Pixel 4XL, OnePlus 7 Pro, dan juga Asus ROG Phone 2 yang mendukung hingga 120 Hz. 
Keterbatasan 

Sayangnya walau cukup menggiurkan, saat ini sendiri belum banyak video maupun gim yang sesuai dengan layar 90 Hz. Belum lagi penggunaannya yang menguras daya baterai lebih banyak sehingga menjadi lebih boros. 
Penggunaan refresh rate 90 Hz ke atas sebenarnya sudah tak asing lagi pada alat-alat elektronik saat ini. Apple sebelumnya telah mengeluarkan iPad dengan 120 Hz pada 2010. Selain itu pada televisi dan juga monitor gaming juga sudah banyak yang memiliki frame rate di atas 120 Hz.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top