Runtuhnya ‘Kerajaan’ Carlos Ghosn di Renault-Nissan

Runtuhnya 'Kerajaan' Carlos Ghosn di Renault-NissanCarlos Ghosn. (Behrouz MEHRI / AFP)

WARTABARU.COM – Efek penangkapan Carlos Ghosn pada November 2018 terus menggoyang aliansi Renault-Nissan sampai ke pemecatan CEO Renault Thierry Bollore pada pekan lalu. Pemecatan itu terjadi beberapa hari setelah Nissan mengumumkan tiga pemimpin barunya yang tidak berkaitan dengan Ghosn.

Bollore merupakan sosok yang disiapkan Ghosn sebagai penerusnya. Dia dilaporkan tidak memiliki hubungan baik dengan Chairman Renault Jean-Dominique Senard yang dipilih langsung oleh dewan direksi dan pemerintah Prancis untuk memperbaiki hubungan Renault dengan Nissan.

Senard pernah mengelak saat ditanya tentang hubungan tidak harmonis dengan Bollore. Senard bilang, “Tidak ada yang personal”, saat ditanya tentang keputusannya memecat Bollore.

Senard berdalih perusahaan butuh awal yang segar dan membutuhkan manajemen baru. Dia juga menyangkal pemerintah Prancis ataupun Nissan menekan direksi Renault.

Renault hanya butuh waktu tiga hari buat menggulingkan Bollore. Bollore mendapat laporan bahwa Senard ingin dia keluar saat mendarat di Paris usai menghadiri pertemuan dengan Nissan di Jepang.

Di Nissan, mantan CEO Hiroto Saikawa, pejabat lain yang ditunjuk Ghosn, sudah mengajukan pengunduran diri papda bulan lalu. Dia melakukan itu setelah mengakui terlibat dalam skandal finansial.

Selain itu, menurut laporan Automotive News, banyak eksekutif yang terlihat sebagai sekutu Ghosn sudah pindah atau dipindahkan.

Senard dan Nissan saat ini punya manajemen yang bersih buat membangkitkan kembali kepercayaan pada aliansi dan distribusi kekuatan. Sebelum ini kekuatan selalu dipegang Renault sejak membeli Nissan pada 1999.

Setelah pemecatan Bollore, para investor sepertinya menikmati situasi ini sebab saham Renault terpantau naik lima persen pada pekan lalu. Dalam pandangan lebih luas ada peluang Renault merger dengan Fiat Chrysler Automobiles, upaya itu sempat tertunda sebelumnya.

Renault saat ini sedang mencari pengganti Bollore. Buat sementara jabatan CEO bakal diisi oleh Chief Financial Officer Clotilde Delbos yang dibantu Head of Ghlobal Sales Olivier Murguet dan Deputy Alliance Vice President for Manufacturing and Supply Chain Jose-Vincente de los Mozos.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top