Prancis Sodorkan Bantuan Mobil Listrik ke Indonesia

Prancis Sodorkan Bantuan Mobil Listrik ke IndonesiaSalah satu mobil listrik asal Prancis, Renault Twizy. (CNN Indonesia/Safir Makki)

WARTABARU.COM – Negara dengan industri otomotif terbesar kedua di Eropa, Prancis, mencoba menawarkan solusi dan mencari peluang kesepakatan dengan Indonesia yang lagi mengembangkan kendaraan listrik.

Proses pendekatan ini diinisiasi oleh Kedutaan Prancis dengan menggelar acara yang mempertemukan para kementerian, institusi, pemanufaktur, dan pengusaha dari kedua belah pihak di Jakarta, Selasa (8/10).

Duta Besar Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard mengatakan kendaraan listrik merupakan salah satu jawaban penting buat menghadapi masalah global perubahan iklim. Selain itu, banyak negara, termasuk Indonesia dan Prancis, disebut sudah berkomitmen mengurangi polusi udara melalui Paris climate conference (COP21) pada 2015.

Chambard mengapresiasi langkah Presiden Indonesia Joko Widodo yang menelurkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Menurut dia hal itu membuka pengembangan kendaraan listrik di dalam negeri.

Chambard bilang Prancis bisa membantu Indonesia mengatasi permasalahan yang muncul dalam pengembangan sebab sudah berpengalaman dengan kendaraan listrik.

Prancis sudah lebih dulu mengembangkan kendaraan listrik dan dikatakan Chambard targetnya menghapus semua kendaraan yang menghasilkan polusi gas pada 2040. Pada 2022, Prancis ditargetkan menjadi tuan rumah bagi 1 juta kendaraan berteknologi listrik.

“Kami sudah pasti siap di semua level, pemerintah dan juga industri, untuk membantu Indonesia, untuk bekerja sama sebab ini bukan hanya soal menawarkan bantuan tetapi juga bekerja sama mencari solusi,” kata Chambard.

Belajar dari Prancis

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan inisiasi Prancis yang mempertemukan kedua belah pihak disebut positif. Implementasi ekosistem kendaraan listrik di Prancis dikatakan bisa dicontoh Indonesia.

“Kalau kita lihat tadi semangatnya dan perusahaan-perusahaan Prancis ini memiliki banyak teknologi yang sangat diperlukan Indonesia,” kata Putu.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) I, Jongkie D. Sugiarto menyampaikan Perpres 55/2019 merupakan fenomena baru untuk Indonesia yang memulai era baru kendaraan listrik.

Menurut dia, negara-negara maju yang sudah memulai era kendaraan listrik ingin punya peluang. Peluang itu dikatakan bukan hanya menjual teknologi atau menjual produk tetapi juga berinvestasi di Indonesia.

“Maka dari itu salah satunya hari ini negara Prancis, di mana di negara itu banyak sudah berkeliaran kendaraan listrik begitu juga dengan stasiun pengecasan dan seterusnya,” kata Jongkie.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top