26 penulis ikuti residensi 2019

26 penulis ikuti residensi 2019ILustrasi – Penulis naskah drama Dyah Ading Setyorini bersama moderator Azhar Bashir saat mengisi acara Majelis Sastra Urban #9 bulan September 2019. (ANTARA/HO/DKS)

WARTABARU.COM – Komite Buku Nasional (KBN) menyebutkan pada tahun ini 26 penulis akan mengikuti program residensi kepenulisan untuk meningkatkan kapasitas dan jejaring mereka.

"Pada tahun ini ada 26 penulis yang mengikuti residensi yang dilakukan di sejumlah daerah di Tanah Air dan luar negeri untuk meningkatkan jejaring dan kapasitas mereka," ujar Ketua KBN Laura Bangun Prinsloo di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan residensi merupakan fasilitas yang diberikan untuk menyelesaikan karya dari penulis tersebut. Dalam program residensi tersebut, para penulis akan melakukan riset.

"Saat residensi itu, kami meminta mereka untuk membuka jejaring dengan penerbit di negara itu," kata dia.

Laura memberi contoh terkait dengan Martin Aleida yang menerbitkan buku di Indonesia dan juga di negara tempatnya residensi pada waktu yang bersamaan.

Selain itu, katanya, komikus Andik Prayogo yang juga menerbitkan buku di Tanah Air dan Jepang pada saat bersamaan.

"Hal itu karena mereka membuka jejaring dengan penerbit di negara tersebut," kata dia.

Pembiayaan residensi melalui skema Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Laura berharap, program residensi itu bisa meningkatkan kualitas buku-buku karya penulis di Tanah Air, sehingga menarik minat penerbit luar negeri untuk membeli hak cipta penulis lokal.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top