ORI: Polisi harus mampu jaga emosi saat hadapi pedemo

ORI: Polisi harus mampu jaga emosi saat hadapi pedemoAnggota Ombudsman RI Ninik Rahayu (kanan) dalam konferensi pers terkait kondisi sosial politik di Jakarta, Senin (30/9/2019). ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga

WARTABARU.COM – Ombudsman RI menyatakan seluruh personel kepolisian yang ditugaskan mengawal unjuk rasa harus memiliki kemampuan menjaga emosi setiap saat dalam menghadapi pedemo.

"Ketika menghadapi kondisi unjuk rasa atau bahkan kerusuhan, maka Kepolisian dalam konteks preventif harus memikirkan betul yang diterjunkan adalah SDM Kepolisian yang memiliki kemampuan menjaga emosionalnya," kata anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Pernyataan Ninik menyikapi situasi banyaknya unjuk rasa di sejumlah daerah akhir-akhir ini yang juga sampai menimbulkan korban jiwa.

Dia mengatakan, Kepolisian memiliki kewenangan khusus dengan SDM terlatih. Karena itu, Polri harus memastikan SDM yang mengawal unjuk rasa betul-betul personel terlatih baik secara fisik, mental maupun emosional.

"Karena mereka pasti bukan sekali ini menangani unjuk rasa. Kalau pagi sampai siang mungkin biasa, tapi begitu siang mulai panas, lapar, maka puncaknya malam bisa terjadi hal tidak diinginkan," ujar dia.

Ombudsman RI meyakini Polri mampu terus bersikap profesional. Ombudsman menyatakan akan terus melakukan pengawasan secara eksternal.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top