BPJS Ketenagakerjaan bantu korban karhutla lewat ACT

BPJS Ketenagakerjaan bantu korban karhutla lewat ACTDewan Penasehat SP BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku, H Usman Rappe saat menyerahkan bantuan untuk korban Karhutla di Sumatera dan Kalimantan kepada Head of Marcom ACT Sulsel, Catherin Imran di Kantor ACT Makassar Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (27/09/2019). ANTARA Foto/HO-Humas BPJS Ketenagakerjaan

WARTABARU.COM – Serikat Pekerja (SP) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku ikut membantu korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan.

Bantuan diserahkan langsung Dewan Penasehat SP BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku, H Usman Rappe kepada Head of Marcom ACT Sulsel, Catherin Imran di Kantor ACT Makassar Jalan Sultan Alauddin, Makassar Jumat.

Usman Rappe mengatakan bantuan tersebut adalah bentuk kepedulian karyawan BPJS Ketenagakerjaan se Wilayah Sulawesi Maluku kepada para korban saudara sebangsa yang terkena dampak karhutla di Sumatera dan Kalimantan.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu para korban dan mencegah penyakit gangguan pernapasan yang diakibatkan dari bencana karhutla," katanya.

Bantuan yang diserahkan berupa 100 kaleng oksigen dan 150 dos masker.

Sementara itu, SP BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku, Lubis Latif mengemukakan kebakaran hutan dan lahan itu

menyebabkan bencana kabut asap yang mencemari udara dan mengganggu pernapasan, sehingga menjadi kewajiban bagi warga yang tidak terkena dampaknya untuk turun tangan memberi bantuan kepada korban.

"Untuk itu kami dari SP BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku mengajak seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku untuk bersama-sama mengulurkan tangan dan membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak dari bencana Karthutla ini," katanya.

Ia berharap bencana tersebut tidak hanya menjadi perhatian BPJS Ketenagakerjaan tetapi juga menjadi perhatian berbagai elemen khususnya pemerintah pusat, agar bencana ini segera berakhir.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top