BPS Jember resmikan Markas Koordinasi Sensus Penduduk 2020 saat HSN

BPS Jember resmikan Markas Koordinasi Sensus Penduduk 2020 saat HSNKepala BPS Jember Arif Joko Sutejo meresmikan Markas Koordinasi Sensus Penduduk 2020 di Kantor BPS Jember, Kamis (26/9) (istimewa)

WARTABARU.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember, Jawa Timur, meresmikan markas koordinasi (Mako) untuk kegiatan Sensus Penduduk 2020 yang bertepatan dengan Hari Statistik Nasional (HSN) pada 26 September 2019.

"Tujuan dibentuknya Mako Sensus Penduduk 2020 yakni membangun knowledge management system dan koordinasi dalam jejaring kerja untuk menopang sirkulasi informasi di dalam jejaring," kata Kepala BPS Jember Arif Joko Sutejo di Kantor BPS setempat, Kamis.

Selain itu, lanjut dia, tujuan yang lain yakni melakukan penjaminan kualitas pelaksanaan Sensus Penduduk 2020, tertib administrasi, serta mobilisasi dan sosialisasi pelaksanaan sensus internal BPS maupun keluar untuk masyarakat dan pemerintah.

"Mako Sensus Penduduk 2020 merupakan kelompok kerja yang kami bentuk sebagai katalisator sirkulasi informasi dalam jejaring kerja sensus dan menjamin bahwa sensus penduduk tersebut dilaksanakan sesuai dengan desain yang sudah ditentukan," tuturnya.

Ia menjelaskan elemen dan tugas Mako Sensus Penduduk 2020 yakni manajemen lapangan, sosialisasi pusat layanan, pengendalian kualitas, administrasi keuangan, dan sistem informasi statistik.

"Mako sangat penting karena pendataan Sensus Penduduk 2020 menggunakan metode kombinasi dengan menggunakan data administrasi kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil) sebagai basis data dasar yang kemudian dilengkapi pada pelaksanaan Sensus 2020 untuk mewujudkan satu data kependudukan Indonesia," katanya.

Hal tersebut berbeda dengan sensus penduduk sebelumnya yang dilakukan secara konvensional oleh petugas yakni dari rumah ke rumah untuk melakukan pendataan penduduk.

Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020, metode pengumpulan data juga dilakukan melalui computer assisted web interviewing yang mendorong partisipasi aktif masyarakat melalui sensus penduduk daring (online), computer assisted personal interviewing, dan pencil and paper interviewing.

"Kami berharap pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 dapat berjalan lancar dengan dukungan dari masyarakat yang ikut aktif dalam sensus penduduk daring atau online tersebut," ujarnya.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top