Jadi saya itu membosankan, kata Ronaldo

Jadi saya itu membosankan, kata RonaldoSoccer Football – Serie A – Juventus v Atalanta – Allianz Stadium, Turin, Italy – May 19, 2019 Juventus’ Cristiano Ronaldo poses as he celebrates winning Serie A with the trophy REUTERS/Massimo Pinca (REUTERS/MASSIMO PINCA)

WARTABARU.COM – Cristiano Ronaldo bisa dikatakan sebagai pemain terhebat atau salah satu yang terbaik dalam sejarah sepak bola setelah menghabiskan sebagian besar kariernya meraih banyak trofi dan mencatatkan rekor-rekor individu.

Dia mengatakan bahwa popularitas dan ketenaran telah membuat hidupnya membosankan dan ia ingin kembali "bebas." Pemain berusia 34 tahun tersebut adalah salah satu wajah paling dikenal di planet ini.

Selain meraih gelar domestik dengan Manchester United, Real Madrid dan Juve, Ronaldo telah membawa Portugal menjuarai Piala Eropa dan menyabet lima penghargaan Ballons d'Or.

Tidak hanya menjadi seorang pemenang di lapangan, pemain kelahiran Madeira ini adalah salah satu tokoh paling populer di media sosial.

Namun, ketenaran yang datang bersama kesuksesan sepertinya mulai terlalu berat bagi sang megabintang, yang bahkan tidak bisa membawa anak-anaknya bermain ke taman karena takut dikerumuni oleh para penggemarnya.

"Menjadi saya itu membosankan," katanya dalam sebuah wawancara dengan ITV yang dilansir Goal pada Rabu (18/9).

"Memang menyenangkan menjadi terkenal, masuk halaman pertama surat kabar dan TV. Namun, setelah 15 tahun, setelah sekian lama, saya ingin mempunyai privasi."

"Dalam 10 tahun terakhir, privasi saya telah hilang. Saya belum pernah pergi ke taman bersama anak-anak saya. Bila saya pergi, orang-orang muncul dan anak-anak saya gugup, pasangan saya gugup, saya menjadi gugup."

"Ketika saya di depan umum, saya tidak bisa menjadi diri sendiri. Itu membosankan. Saya ingin kembali bebas."

Namun, rasa hausnya untuk meraih kesuksesan lebih besar dibandingkan hasratnya mendapatkan kedamaian dan ketenangan.

"Obsesi saya untuk menang, untuk sukses. Saya bekerja untuk itu. Bakat saja tidak cukup," tambahnya.

"Saya terobsesi untuk menang dan sukses. Saya tidak mengejar rekor, rekor yang mengejar saya."(sumber ITV & Goal)

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top