Bukan AC Double Blower, Berikut Kerja ‘Kipas Angin’ Sigra

Bukan AC Double Blower, Berikut Kerja 'Kipas Angin' SigraDaihatsu Sigra. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)

WARTABARU.COM – Daihatsu Sigra berikut kembarannya, yaitu Toyota Calya masih mempertahankan gaya lama untuk bagian pendingin kabin sejak debut pada 2016. Memasuki model terbarunya, mobil keluarga tujuh penumpang di segmen mobil harga terjangkau dan ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) masih mempertahankan sistem pendingin air circulator (kipas angin) yang dipasang di bagian atap.

Air circulator berbeda dengan AC double blower yang ada pada mobil penumpang pada umumnya. Pada si kembar Sigra dan Calya hanya berupa kipas yang bertugas meneruskan udara dingin yang keluar dari AC utama ke baris kedua dan ketiga.

“Jadi air circulator hanya meneruskan udara dingin ke area belakang,” kata Head Dealer Technical Support Toyota-Astra Motor (TAM) Didi Ahadi, Senin (16/9).

Menurut Didi hembusan hawa dingin tidak keluar dari air circulator, sebab fitur tersebut tidak punya evaporator yang mengubah cairan menjadi uap dingin.

Cara kerja air circulator menghisap udara dingin yang keluar dari AC utama. Kemudian udara itu diteruskan hingga ke kursi baris ketiga. Tingkat kekuatan hembusan angin bisa diatur.

“Cara menghidupkannya sama seperti ac double blower, tapi ini [air circulator] tidak ada evaporator-nya,” ucap Didi.

Soal efektif atau tidaknya fitur ini mendinginkan kabin, Didi bilang belum tentu. Semua itu tergantung dari jumlah penumpang. Jika muatan full atau 5+2, tentu udara dingin AC tidak terlalu terasa hingga ke belakang.

Keunggulan kipas angin diklaim meningkatkan efisiensi bahan bakar Sigra dan Calya. Sebab kinerja kompresor jadi lebih ringan, tidak seperti mobil yang sudah menggunakan AC double blower.

“Efektif menghemat bahan bakar karena kerja kompresor berkurang,” ujar Didi.

Tekan Harga

Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra mengungkapkan pihaknya sengaja mempertahankan fitur itu dengan alasan ‘menekan’ harga jual kendaraan.

Jika memaksakan menggunakan ac double blower, tentu harga Sigra model terbaru tidak bisa ditekan. Pembaruan Sigra membuat harganya naik mulai dari Rp1,5 juta- Rp2 juta, kecuali varian terendahnya.

“Jadi ini soal harga. Lagi pula tidak ada keluhan konsumen atas penggunaan air circulator,” tutup Amelia.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top