Digitalisasi Auto Gate System memudahkan pelayanan di Pelabuhan

Digitalisasi Auto Gate System memudahkan pelayanan di PelabuhanDirektur Utama PT Pelindo II (Persero), Elvyn G Masassya saat akan meresmikan digitalisasi Auto Gate System di Terminal Peti Kemas, Panjang. (Antaralampung.com/Damiri)

WARTABARU.COM – Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Elvyn G Masassya mengatakan bahwa digitalisasi "auto gate system" dimaksudkan untuk memudahkan dan mempercepat pelayanan di pelabuhan, khususnya di Panjang Bandarlampung.

"Dengan cara itu diharapkan juga pertumbuhan kontainer yang lebih besar dan berdampak positif pada perekonomian di Provinsi Lampung," katanya di Bandarlampung, Senin.

Dia melanjutkan Auto Gate System adalah program digitalisasi pelabuhan Indonesia untuk menuju pelabuhan kelas dunia. Hal yang sama nantinya akan dilakukan di tujuh terminal yang dikelola oleh Pelindo Panjang.

Digitalisasi "auto gate system" tersebut baru dimulai dari terminal peti kemas. Nantinya setelah peti kemas akan ada non-peti kemas seperti liquid, curah kering, dan terminal-terminal lain yang menggunakan digitalisasi.

"Kita punya 12 pelabuhan, setiap pelabuhan semuanya akan di digitalisasi dan semua pelabuhan memiliki terminal-terminal. Kalau di Panjang ini ada tujuh terminal dan di pelabuhan lain ada puluhan terminal," kata dia.

Dia menambahkan pada tahun 2019 saat ini sudah ada sebanyak 12 pelabuhan Pelindo sudah digital. Dalam kontes ligalisasi Pelindo mempunyai pelabuhan-pelabuhan di luar Pelabuhan Tanjungpriok.

"Panjang ini adalah salah satu pionir untuk digitalisasi. Bukan cuma di terminal tapi juga di lapangan dan di sistem-sistem yang lain seperti pergudangan, keuangan semuanya kita terapkan di Panjang," kata dia lagi.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top