Denmark bahas misi AL internasional di Hormuz

Denmark bahas misi AL internasional di HormuzJet-jet tempur F/A-18F disiagakan di atas kapal induk milik Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, di Teluk Oman dekat Selat Hormuz pada 15/7/2019. ANTARA/REUTERS/Ahmed Jadallah/aa

WARTABARU.COM – Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan pada Jumat bahwa pihaknya mengadakan pembicaraan dengan sejumlah sekutu Eropa mengenai misi angkatan laut internasional untuk menjamin keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz.

"Kami ingin bicarakan kemungkinan sumbangan Angkatan Laut Denmark dalam usaha internasional yang dipimpin Eropa," kata PM Frederiksen.

"Kami sedang berdialog dengan sejumlah negara Eropa mengenai bagaimana usaha seperti itu dapat diadakan," katanya.

Prancis telah mengajukan sebuah alternatif Eropa setelah tak ikut bergabung dalam koalisi pimpinan Amerika Serikat untuk melindungi tanker-tanker minyak dan kapal-kapal kargo dari ancaman yang dilakukan Iran di Selat Hormuz.

Menteri Pertahanan AS Mark Esper dan rekan sejawatnya dari Prancis akan membahas pada Sabtu mengenai bagaimana AL Prancis dapat berkoordinasi dengan Washington guna menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

"Ketika terkait dengan Selat Hormuz, kami memandangnya dengan bijak, dan sejumlah negara Eropa juga begitu, bahwa kami berusaha dan menciptakan operasi yang dipimpin Eropa, yang jangan dianggap sebagai alternatif atas kehadiran Amerika tetapi pelengkap," kata Frederiksen.

Denmark juga akan menambah sekitar 700 prajurit, sebuah kapal frigat dan empat pesawat tempur ke pasukan NATO, kata Menteri Trine Bramsen dalam taklimat tersebut.

Selain itu, negara itu akan mengirim sebuah kapal frigat untuk mendukung kapal induk AS di Atlantik Utara dan Laut Tengah mulai awal tahun depan, ujarnya.

Sumber: Reuters

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top