Rudiantara Belum Pastikan Kapan Internet di Papua Pulih Total

Rudiantara Belum Pastikan Kapan Internet di Papua Pulih TotalIlustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)

WARTABARU.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) belum dapat memastikan kapan akses internet di Papua dan Papua Barat bisa kembali beroperasi 100 persen.

Menkominfo Rudiantara mengatakan pihaknya harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan sejumlah institusi terkait soal situasi keamanan di Jayapura saat ini.

“Ya belum tahu karena yang memutuskan bukan saya, kita juga harus memantau dan berkoordinasi juga dengan teman-teman di lapangan. Yang memutuskan kondusif atau tidaknya kan bukan saya,” ujarnya kepada awak media di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Kamis (5/9).

Kendati demikian, pria yang akrab dipanggil Chief RA ini menyebut setidaknya sudah 50 persen akses internet telah diaktifkan. Lebih lanjut, Kemenkominfo mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan pencabutan blokade internet di kota Sorong dan Manokwari.

“Yang sedang dipersiapkan [akses internet dibuka] yaitu di Sorong dan Manokwari. Bagi temen-temen media yang tidak bisa kirim berita karena tidak ada akses internet, disediakan seperti media center di sana nanti menggunakan PC LAN, ada registrasi dalam arti antrian,” jelasnya.

Sebelumnya, Kemenkominfo telah membuka akses internet di 19 kabupaten Provinsi Papua dan 10 kabupaten Provinsi Papua Barat.

Pembukaan akses internet ini dilakukan secara bertahap mulai Rabu (4/9) pukul 23.00 WIT atau pukul 21.00 WIB. Pembukaan internet dilakukan setelah mempertimbangkan sudah mulai pulihnya kondisi beberapa kabupaten di Papua dan Papua Barat.

Sebelum proses pembukaan bertahap, Kemenkominfo telah berkoordinasi dengan instansi penegak hukum dan aparat keamanan. 

“Mulai Rabu (4/9) pukul 23.00 WIT, pemerintah secara bertahap mulai membuka blokir atas layanan data internet di wilayah Papua dan Papua Barat,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (4/9).

Kemenkominfo mengatakan pembukaan blokir atas layanan data internet dilakukan di 19 kabupaten di Provinsi Papua, yakni Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak, Yapen, dan Kabupaten Sarmi. 

Sementara di Provinsi Papua Barat ada 10 kabupaten yang dibuka akses internet, yaitu Fakfak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top