Pengurangan cabang olahraga PON XX rugikan peserta

Pengurangan cabang olahraga PON XX rugikan pesertaKepala Sekretariat KONI Sulteng, Edison Ardiles (Antara/Anas Masa)

WARTABARU.COM – Kepala Sekretariat KONI Provinsi Sulawesi Tengah, Edison Ardiles mengatakakan pengurangan jumlah cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Papua pada Oktober 2020 banyak merugikan peserta.

Sulteng sendiri, kata dia, Jumat, bakal terdampak besar terhadap rencana pengurangan cabang olahraga yang akan dipertandingkan dan diperlombakan dalam PON XX di Papua.

Sebagaimana yang disampaikan Menpora pada rapat terbatas persiapan penyelenggara PON beberapa waktu lalu, akan ada rasionalisasi cabang olahraga dari semula ditetapkan 47 cabang, menjadi 37 cabang.

Ia mengatakan dari 10 cabang yang kemungkinan akan dikurangi tersebut, ada beberapa di antaranya menjadi cabang yang diharapkan bisa meraih tiket dan medali bagi Sulteng di PON.

Menurut dia, jika rasionalisasi cabang benar-benar dilakukan, maka dikhawatirkan dapat mempengaruhi pencapaian target perolehan medali di PON XX/20.

Karena, cabangnya berkurang otomatis berpengaruh besar terhadap target perolehan medali dan hal itu bukan hanya Sulteng, tetapi juga peserta PON dari daerah lainnya.

Ditanya soal target Sulteng di PON XX, Edison mengatakan masih menunggu keputusan final tentang rasionalisasi cabang olahraga PON XX.

Khusus KONI Sulteng hingga kini belum mengambil sikap, tetapi menjadi bahan perbincangan serius oleh para pengurus di daerah ini.

"Sampai hari ini belum ada keputusan resmi dari KONI Pusat.Masih sebatas hasil pertemuan di Kemenpora," ucapnya.

"Tetapi jika toh keputusan itu benar-benar dilakukan, maka kita harus sikapinya dengan bijak. Sekedar saran, seharusnya jangan cabangnya yang dikurangi, tetapi nomor pertandingan dan perlombaan yang dirasionalisasi. Sebab bagaimanapun hal itu akan berdampak negatif kepada psikologi atlet," tambahnya.

Apalagi, katanya, mereka yang sudah berjuang keras di prakualifikasi PON dan telah berhasil merebut tiket dan medali tentu akan mengalami kekecewaan berat jika sampai cabang olahraga dimaksud tidak masuk dalam daftar cabang dipertandingkan dan diperlombakan di PON XX.

Bukan hanya atlet yang kecewa, tetapi juga KONI dan para pengurus cabang olahraga di daerah-daerah, sebab untuk masa persiapan sampai mengikuti prakualifikasi bukan sedikit dana yang dikeluarkan.***3***

(T.BK03/)

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top