Vespa LX 125 Meluncur, Harga Pakai BBN Jakarta Baru

Vespa LX 125 Meluncur, Harga Pakai BBN Jakarta BaruPiaggio Indonesia merilis penyegaran Vespa LX 125 i-get hari ini Selasa (27/8) di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)

WARTABARU.COM – Piaggio Indonesia merilis penyegaran Vespa LX 125 i-get pada Selasa (27/8) di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Perbedaan dari model sebelumnya terpapar pada kosmetik, tanpa ada perubahan bentuk dan penggantian komponen di sektor dapur pacu.

Penyegaran LX 125 i-get terdapat pada desain baru spion, logo, layar panel instrumen, dan ventilasi udara pada ‘dasi’ di bagian depan.

Pada sistem pencahayaan, skutik ini telah mengalami ubahan pada lampu utama dan daytime running light (DRL) yang sudah menggunakan teknologi LED. Lampu belakang desainnya juga berubah, sementara pada bagian boks di bawah kemudi sudah tersedia soket pengisian daya baterai telepon genggam.

Selain itu, pelek, pelindung knalpot, dan double swinging arm dengan fitur ‘2 degrees of freedom‘ guna mengurangi getaran mesin juga berubah.

Desain jok kini dibuat lebih datar dan ramping. Sandaran kaki didesain ulang agar meningkatkan kontrol dan kenyamanan bagi pengendara dan penumpang.

“Hari ini kita menyaksikan kesegaran baru pada icon timeless classic, Vespa LX,” kata Presiden Direktur Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega.

Ia menjelaskan Vespa LX pertama muncul secara global pada 2005, sekaligus sebagai penanda perayaan ulang tahun Vespa ke-60 tahun. Sementara di Indonesia, Vespa LX meluncur pada 2011.

“Kami mendedikasikan Vespa LX 125 i-get terbaru untuk para pecinta Vespa yang selalu berjiwa muda, yang berani menjelajahi dunia dengan luwes dan penuh gaya,” kata Marco.

Vespa LX 125 i-get tersedia dalam tiga pilihan warna Red Passione, Black Vulcano, dan Blue Avio. Skutik bergaya klasik ini ditawarkan Rp35,8 juta on the road Jakarta.

Menurut Robby Gozal, PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia, harga LX 125 i-get naik nyaris Rp4 juta dari model lama. Latar belakang kenaikan itu disebut karena perubahan yang ditawarkan serta bea balik nama di Jakarta yang kini sebesar 12,5 persen, naik dari sebelumnya 10 persen.

“Ya kan banyak ubahan, selain itu BBN di Jakarta juga naik,” kata Robby.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top