Studi: Mobil Listrik Eropa Mulai Curi Pasar Tesla

Studi: Mobil Listrik Eropa Mulai Curi Pasar TeslaLogo Tesla. (Foto: AFP PHOTO / Emmanuel DUNAND)

WARTABARU.COM – Persaingan kendaraan ramah lingkungan diprediksi kian sengit mengingat sejumlah pabrikan otomotif mulai meluncurkan mobil-mobil listrik berpenggerak listrik dengan jarak tempuh cukup jauh. Ketatnya persaingan mobil listrik pun mulai dirasakan manufaktur otomotif asal Amerika Serikat (AS) Tesla.

Berdasarkan hasil riset A.B. Bernstein, persaingan kendaraan listrik di AS, Eropa mulai membebani penjualan Tesla.

“Hasil nalisis kami menunjukkan bahwa penjualan yang memburuk dari [Tesla] Model S dan X mungkin terutama disebabkan oleh persaingan, terutama di Eropa, yang mendapat penantang serius dari Jaguar dan Audi,” kata analis senior Bernstein, Toni Sacconaghi, dikutip dari CNBC, Selasa (27/8).

Menurut Sacconaghi keuangan Tesla mulai terbebani imbas penurunan penjualan Model S dan X. Pada paruh pertama 2019, laba kotor Model S dan X turun 57 persen (year on year).

Sebelum banyak beredar mobil listrik di AS dan Eropa, Tesla sanggup memproduksi sekitar 20.000 hingga 25.000 unit Model S dan X per kuartal, tetapi terjadi penurunan pesanan hingga produksi rata-rata sekitar 14.000 unit per kuartal.

Sacconaghi mengatakan, melemahnya penjualan Tesla disebabkan oleh persaingan, khususnya di Eropa. Di benua biru Eropa, pabrikan Audi punya E-Tron dan Jaguar I-Pace yang mana disebut mencuri pangsa pasar Tesla. Model kendaraan listrik yang patut diantisipasi datang dari Mercedes-Benz dan Porsche yang diduga dapat memperburuk pasar Tesla.

Total pasar untuk kendaraan listrik stagnan sejak 2018 ke 2018, namun volume penjualan Tesla disebut mengalami penurunan. Akibatnya saham Tesla disebut turun 2,2 persen pada hari Rabu (21/8).

“Dengan kata lain, pasar tidak banyak tumbuh, dan Tesla kehilangan bagian,” tutup analis.

Tesla punya Model 3 yang seharusnya bisa mendongkrak penjualan di global. Model 3 ini diakui sebagai mobil listrik ‘termurah’ yang Tesla tawarkan untuk konsumennya di dunia. Begitu masuk Indonesia, mobil ini ditaksir di atas Rp1 miliar, sementara di AS dijual mulai Rp554 juta.

Model 3 punya tiga varian, yaitu Mid Range penggerak roda belakang dengan akselerasi 0-100 km per jam selama 5,6 detik, Long Range penggerak semua roda dengan akselerasi 4,5 detik, dan Performance yang sistemnya menggerakkan seluruh roda dengan akselerasi 3,3 detik.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top