Komisi I DPR Nilai RUU Kamtansiber Tergesa-gesa

Komisi I DPR Nilai RUU Kamtansiber Tergesa-gesaIlustrasi. (Istockphoto/M-A-U)

WARTABARU.COM – Anggota Komisi I DPR Jerry Sambuaga mengklarifikasi terkait RUU Ketahanan dan Keamanan Siber (Kamtansiber) yang disebut merupakan inisiatif dari Komisi I DPR. Ia mengatakan RUU Kamtansiber merupakan inisiatif dari Badan Legislasi DPR RI.

“RUU ini sebenarnya dimulai dari badan legislasi, jadi bukan dari Komisi I DPR RI. Pada awalnya memang ini bukan berasal dari inisiatif komisi I, yang memang dituangkan di Baleg,” kata Jerry dalam acara diskusi siber di Jakarta Pusat, Rabu (21/8).

Ia juga mengatakan proses pembahasan RUU terkesan tidak melalui prosedur tepat. Pasalnya pembahasan terkesan dikebut melalui pembahasan yang singkat.

“Kalau kita lihat timelinenya mereka dikenalkan kepada Baleg pada Februari 2019. Sekarang Agustus 2019. Padahal biasanya, pengalaman saya, pembahasan UU itu minimal 1 sampai 2 tahun sebelumnya. Ini terkesan sangat buru-buru,” kata Jerry.

Ia bahkan mengatakan anggota Komisi I yang merupakan mitra kerja Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tidak diajak berdiskusi dalam perancangan aturan ini.

Akibatnya banyak anggota Komisi I yang tidak mengetahui RUU ini. Jerry mengatakan banyak elemen masyarakat yang datang ke Komisi I untuk bertanya soal RUU ini, tapi Komisi I tidak dapat menjawab pertanyaan tersebut akibat tidak dilibatkan dalam perumusan.

“Seharusnya memang ada inisiatif lebih awal dari teman-teman kami di pemerintah untuk bisa lebih banyak melibatkan teman-teman di komisi. Sehingga banyak teman-teman kami di Komisi I yang agak sedikit kaget progressnya,” katanya.Terkait target RUU Kamtansiber yang harus diundangkan sebelum masa tugas DPR usai pada 30 September, Jerry mengatakan ia harus realistis. Pasalnya banyak aturan yang antre agar bisa diundangkan.

“Kita kan harus realistis, sekarang 21 Agustus, terakhir 30 September dipotong Sabtu & Minggu menurut saya agak sulit. Kemudian itu wewenang Baleg karena mereka yang mengusulkan dan membahas dan secara insentif beraudiensi dengan BSSN,” kata Jerry.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top