Tak Semua Karat di Sistem Rem Bikin Ngeri

Tak Semua Karat di Sistem Rem Bikin NgeriCakram rem berkarat. (Foto: Istockphoto/PLG)

WARTABARU.COM – Sebagian besar material pada sistem rem kendaraan adalah besi. Selama ini besi selalu dipilih produsen karena punya kekuatan dan tahan panas, namun material ini juga punya kelemahan yaitu rentan karat.

Pada sistem rem, besi digunakan sebagai bahan dasar komponen cakram, kaliper, dan kampas rem. Seiring pemakaian dan hamparan cuaca, karat atau korosi alias oksidasi logam bisa terbentuk dan sanggup mengganggu kinerja sistem rem.

Tanpa penanganan, karat secara perlahan namun pasti menggerogoti kemampuan komponen dan juga merusak penampilannya. Bicara soal kemampuan, degradasi sistem rem sanggup menentukan keselamatan berkendara.

Ada berbagai hal yang mesti diperhatikan tentang karat di sistem rem, tetapi tidak semuanya perlu terlalu dikhawatirkan. Misalnya permukaan cakram bisa saja ditutupi lapisan karat karena sering parkir di luar garasi atau terlalu lama diam di satu lokasi kemudian terpapar hujan dan panas terik matahari.

Kalau soal itu jangan terlalu cemas sebab karat seperti ini umumnya cuma lapisan tipis. Cara menghilangkannya mudah, yaitu kendaraan dibawa berkendara lalu cakram yang terjepit kampas rem akan mengikis karat dengan sendirinya. Setiap kali mengerem pengikisan bakal semakin kuat.

Masalah Berat Karat

Salah satu masalah berat pada sistem rem karena karat bila terjadi di bagian kampas rem. Permukaan kampas rem yang pada dasarnya dibuat dari besi bisa kena karat, namun kondisi yang paling berbahaya jika bagian pegangan kampas yang terjangkit karat.

Bila terus-terusan berkarat, pegangan kampas rem sanggup pecah, tercungkil, atau bahkan lepas semuanya. Pada kondisi seperti itu, kerja pengereman bisa menurun drastis dan menjadi sangat berbahaya karena pengemudi menjadi tidak punya kontrol memberhentikan kendaraan.

Dijelaskan Autoblog, ada beberapa manufaktur yang mendesain pegangan kampas rem dengan lapisan cat buat mengurangi potensi korosi. Meski begitu dikatakan jarang sanggup menghilangkan semua karat dan bahkan cat itu sering kelupas dan terbakar saat pengereman.

Ketika karat sampai menyusup ke area cat yang mengelupas tinggal tunggu waktu sampai menyebar di bawah lapisan cat. Kemungkinan lainnya karat menyebar hingga kampas dan kaliper.

Karat yang sudah menjangkiti komponen-komponen itu tidak bisa diobati, solusi satu-satunya diganti yang baru. Hal ini berisiko, bukan hanya soal biaya penggantian tetapi juga keselamatan.

Dari pandangan produsen komponen, solusi atas karat telah ditemukan salah satunya yakni menggunakan bahan galvanis. Bahan ini melindungi pegangan dan kampas rem dari korosi, bahkan galvanis yang punya sifat tidak terbakar mengurangi berbagai kemungkinan negatif saat pengereman ekstrem.

Demikian berita ini dikutip dari CNNINDONESIA.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top