Mahasiswa MDIS juarai kompetisi koktail 2019

Mahasiswa MDIS juarai kompetisi koktail 2019Mahasiswa menunjukkan minuman hasil kreasinya (humas)

WARTABARU.COM – Dua mahasiswa Pariwisata dan Perhotelan di Management Development Institute of Singapore (MDIS) yakni Fannie Foo dan Lim Yuwan menjuarai kompetisi National Cocktail Competition 2019 untuk kategori mahasiswa yang diselenggarakan di Singapura.

"Minuman saya, Bicentennial Breeze, dibuat dengan dua pertimbangan dalam benak saya yakni minuman ini harus terasa unik serta menggunakan bahan-bahan yang tersedia secara umum dan menjadi ramuan yang sesuai untuk segala acara di Singapura sepanjang tahun. Saya juga membuat konsep penyajiannya berdasarkan apa arti Singapura bagi saya yakni pulau hijau cerah yang dipenuhi saat-saat bahagia," kata Fannie seperti dalam siaran pers yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (1/8).

Kemenangan di kompetisi tersebut meningkatkan kepercayaan diri untuk memajukan minat kedua pemenang yang saat ini mengambil Diploma dalam Manajemen Pariwisata, Perhotelan dan Manajemen Acara, terkait pencampuran koktail. Fannie mengaku terinspirasi untuk menjadi bartender terkemuka dalam waktu dekat.

Fannie berharap dapat meningkatkan standar terkait campuran kreatif minuman itu serta memberikan pengalaman yang luar biasa kepada pelanggan. Dua hal tersebut dianggap sebagai tantangan paling menyenangkan dari profesi ini.

Sementara, bagi Yuwan, konsep "harmoni menjadi kunci untuk ramuannya, yaitu SG200. Hal itu menunjukkan keharmonisan meskipun masyarakatnya memiliki budaya yang sangat beragam.

"Saya ingin minuman yang saya racik, menyampaikan perpaduan yang harmonis dengan menggunakan campuran jus buah dan bahan-bahan lainnya. Setelah melalui beberapa uji rasa, saya akhirnya menemukan lima rasa yang saling melengkapi satu sama lain," terang Yuwan.

Kepala School for MDIS School of Tourism and Hospitality, Isaac Joshua, menjelaskan ini merupakan kali pertama mahasiswa MDIS Pariwisata dan Perhotelan berpartisipasi dalam kompetisi itu. Meskipun secara tradisional menjadi bartender bukan pilihan karir yang populer, masa depan profesi itu sangat menarik dan menyenangkan.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top