Bupati OKU resmikan Bursa Inovasi Desa 2019 di Kecamatan SBR

Bupati OKU resmikan Bursa Inovasi Desa 2019 di Kecamatan SBRBupati OKU Kuryana Azis menghadiri acara Bursa Inovasi Desa di Kecamatan Sosoh Buay Rayap (SBR). (Antara News Sumsel/Edo Purmana)

WARTABARU.COM – Bupati Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Kuryana Azis meresmikan program Bursa Inovasi Desa Tahun 2019 yang dibuka di Kecamatan Sosoh Buay Rayap (SBR) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di wilayah setempat.

"Program bursa inovasi desa ini sebagai salah satu upaya pemerintah guna meningkatkan taraf hidup masyarakat agar lebih sejahtera," kata Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Kuryana Azis di Baturaja, Jumat.

Dia mengemukakan, program ini juga bertujuan untuk menjembatani kebutuhan masyarakat desa sekaligus sebagai sarana penyelesaian masalah dalam penggunaan dana desa agar sesuai peruntukannya. "Melalui bursa inovasi desa ini dapat memberikan masukan kepada perangkat desa dalam kegiatan pembangunan menggunakan dana desa yang lebih efektif dan inovatif."

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) OKU, Ahmad Firdaus, menambahkan bursa inovasi desa yang resmi dibuka di dua kecamatan tersebut merupakan salah satu program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI untuk dilaksanakan seluruh daerah di Indonesia guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dia menjelaskan, bursa inovasi desa tersebut sebagai forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa guna menggali potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, setiap desa pada umumnya memiliki program andalan seperti pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa sehingga perlu pendampingan agar terlaksana dengan baik dan sesuai aturan.

"Setiap program yang direncanakan juga harus melalui musyawarah melibatkan masyarakat setempat agar apa yang akan dibangun nanti sesuai kebutuhan dan kepentingan masyarakat banyak," ujarnya.

Untuk meningkatkan kualitas pembangunan desa pihaknya akan membentuk tim khusus guna memantau kegiatan musyawarah di seluruh desa di wilayah setempat.

"Tim khusus ini akan turun langsung ke desa untuk memantau hasil musyawarah desa," katanya.*

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top