Kimi Hime Punya Waktu Hingga Sabtu untuk Temui Kominfo

Kimi Hime Punya Waktu Hingga Sabtu untuk Temui KominfoYouTuber Kimi Hime. (Foto: Screenshot via instagram (@kimi.hime)

WARTABARU.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memberikan waktu bagi Kimberly Khoe alias Kimi Hime untuk memenuhi panggilan hingga Sabtu (27/7). Pemanggilan dilakukan untuk mengetahui pernyataan Kimi terkait konten-konten vulgar dalam saluran (channel) YouTube miliknya.

Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu mengatakan pemanggilan juga dilakukan untuk memberi penjelasan kepada Kimmi agar tidak lagi membuat konten yang melanggar kesusilaan dalam UU ITE.

“Kami tunggu kehadiran Kimi Hime untuk kemudian menyampaikan apa alasan membuat konten ini. Apa sekadar click bait atau hanya harap uang masuk. Dia kan berbisnis setidaknya dia memikirkan orang yang menonton,” kata pria yang kerap disapa Nando saat jumpa pers di Kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (24/7).

Sejauh ini, Kemenkominfo telah melakukan pemblokiran terhadap tiga video Kimi. Angka pemblokiran terhadap konten Kimi disebut bisa meningkat apabila ia tidak memenuhi panggilan Kemenkominfo.

“Setelah satu minggu ini, sampai setidaknya hari Sabtu. Tidak menutup kemungkinan.  Kami akan menambah konten-konten yang akan diblokir. Tapi tidak sampai kanal,” ujarnya.

Kendati demikian, Nando mengatakan Kimi tidak perlu menyambangi kantor Kominfo apabila telah melakukan penghapusan konten yang melanggar kesusilaan..

“Selain tiga konten yang kami suspend, kami harap Kimi lakukan self blocking atau take down sendiri konten yang  dia rasa mengandung unsur kesusilaan,” ucapnya.

Disinggung soal video apa saja yang harus dihapus, Nando mengimbau agar Kimi datang ke Kemenkominfo untuk mengetahui konten-konten apa yang harus dihapus. Saat ini, Kimi setidaknya sudah memiliki 467 video di saluran YouTube miliknya.

“Tidak wajib ke kantor juga sih tapi kan ke kantor kalau dia ingin diskusi ingin konten-konten dan mana yang memenuhi koridor regulasi kita sehingga dia mungkin lebih jelas kalau ngobrol,” ucapnya.

“Kalau dia memenuhi permintaan kita dengan dengan take down sendiri ya monggo. Kami tidak wajib dia ke kantor juga.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top